Liverpool melanjutkan tren Andra & The Backbone mereka alias sempurna. Menjalani laga kedelepan Premier League musim ini kontra Leicester City, tim asuhan Jurgen Klopp menang lewat laga sengit yang berakhir dengan skor 2-1.

Perjalanan Liverpool sejak musim lalu memang sangat mengesankan. Hanya menelan satu kekalahan di Premier League musim lalu, Liverpool nyatanya harus OTW 30 tahun tanpa gelar.

Tapi kini nampaknya hawa-hawa penantian yang sudah dimulai sejak zaman Orba mulai menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Liverpool yang menjalani laga sengit melawan Leicester nyatanya kembali meraih kemenangan.

Kalau musim lalu OTW tanpa gelar again, kini mereka OTW jadi “The Invincibles” macam Arsenal di musim 2003/2004.

Perjalanan mungkin masih panjang, tapi melihat catatan dan performa Liverpool belakangan, nampaknya bukan mustahil hal tersebut bisa terjadi. Apalagi kemenangan atas Leicester menandai kemenangan kedelapan mereka secara beruntun sejak dimulainya musim 2018/2019 ini.

Tak hanya itu, Anfield yang diketahui sebagai salah satu stadion paling ‘angker’ di Eropa, kini juga semakin terasa angkernya. Mungkin untuk para acara horror macam Pemburu Hantu atau Mister Tukul Jalan-jalan bisa pergi kesana untuk mencari tahu seberapa angker.

https://twitter.com/FootyHumour/status/1180552679610880000?s=2

Tentu saja angker, dari 44 pertandingan terakhir Liverpool di Anfield, mereka belum satu kalipun terkalahkan. Catatan lainnya adalah Liverpool kini berada dalam jalur kemenangan beruntun sebanyak 17 kali. On fire terus mereka. Gacor banget.

Liverpool yang menguasai jalannya pertandingan di laga kontra Leicester, mampu unggul terlebih dahulu melalui Sadio Mane di menit ke-40.

Sialnya Liverpool, Leicester yang catatan peluangnya sangat minimalis sepanjang laga dengan hanya dua tendangan, justru mampu menyamakan kedudukan di menit ke-80 melalui James Madisson.

Namun Leicester wajar jika sebel, karena laga yang terlihat akan berakhir imbang, justru bisa dimenangkan Liverpool.

Pada menit ke-93, drama terjadi setelah Sadio Mane terjatuh akibat pelanggaran Marc Albrighton. Setelah meninjau VAR, wasit memutuskan Liverpool mendapat penalti.

James Milner yang mengambil eksekusi, sukses menyelesaikan tugasnya di masa-masa deadline menit 90+5. Skor akhir 2-1 untuk Liverpool.

“Tetap lapar akan gelar. Itu sangat penting. Saya tidak ragu tim tentang hal itu, tetapi jelas bahwa kita harus memilikinya,” tutur Jurgen Klopp dikutip dari Detik.

https://twitter.com/Football__Tweet/status/1180512315109728256?s=20

Main photo: @football__tweet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here