Liverpool akhirnya kembali dari ancaman penyakit kambuhannya. Yakni penyakit kepeleset yang sudah terjadi dari zamannya Steven Gerrard. Setelah sebelumnya kepeleset dalam dua pertandingan, ada yang beruntun tapi bukan kecelakaan.

Liverpool memang sudah mengalami tanda-tanda virus kepeleset. Mungkin bisa dinamakan KEVID alias Kepeleset Virus Disease tanpa 19. Sudah sering “The Reds” mengalami penyakit kambuhan ini. Pernah di suatu musim sudah memimpin di peringkat satu selama setengah musim, lalu memble dan disalip Manchester City.

Pernah juga kepeleset yang dilakukan kapten Gerrard pada musim kesekian. Yang akhirnya Liverpool gagal juara.

Dalam beberapa tanda terakhir Liverpool sudah menunjukkan gejala ini. Mereka kalah 0-1 dari Atletico Madrid, lalu dibantai 0-3 dari Watford dan kalah lagi dari Chelsea 0-2.

Dalam laga melawan Bournemouth, sudah nyaris mengalami hal serupa. Mereka kebobolan dulu 0-1 lewat gol serangan balik dengan skema sangat baik ditutup dengan cebokan Callum Wilson.

Untung saja, penyakit kambuhan KEVID itu bisa diatasi dengan baik. Ternyata mereka membuktikan bahwa hasil pemeriksaan KEVID negatif.

Soalnya, Mohamed Salah dan Sadio Mane mampu membalasnya. Itu juga karena bantuan ‘agen’ Bournemouth yang melakukan blunder di pertahanan sendiri.

Gol Mane juga demikian. Berawal dari salah oper para pemain Bournemouth di tengah lapangan, lalu diserobot Virgil van Dijk dan diumpan ke Mane yang tinggal membobolnya ke gawang kosong.

https://twitter.com/goal/status/1236429469075767296

Liverpool kini tinggal butuh tiga kemenangan lagi untuk bisa menjuarai Liga Primer. Sepertinya gejala KEVID tampak negatif. Besar kemungkinan Liverpool masih berpeluang besar menjuarai Liga Primer lebih cepat.

Meski Salah dan Mane yang jadi penentu kemenangan, Jurgen Klopp justru memuji kinerja James Milner yang berposisi di bek kiri menggantikan Andy Robertson.

Milner menyelamatkan gawang The Reds dari kebobolan dengan menyapu bola dari Ryan Fraser yang bisa menyamakan kedudukan dan mengakibatkan virus KEVID datang menyerang.

“Bournemouth punya peluang terbesar, kami harus mengakuinya. Millie menyelamatkan kami dalam situasi itu, dengan jempol kakinya yang sangat panjang, panjang, panjang, panjang. Bagus,” ujar Klopp dikutip Liputan6.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here