Liverpool mempertahankan raihan positifnya saat bertamu ke markas West Ham United tadi malam. Tim berjuluk “Si Bango” itu menang dengan skor 3-1.

Maklum, bulan Januari memang rapor Liverpool berwarna merah, sama kayak kostum kebanggaannya itu. Bikin mereka terlempar ke posisi empat dan terancam untuk paceklik gelar EPL 30 tahun lagi. Meski masih jauh.

Di babak pertama tidak ada gol tercipta jadi lebih baik skip saja. Di babak kedua barulah banyak yang bisa dibahas. Keempat gol di laga ini memang tercipta di babak kedua.

Mohamed Salah memecah kebuntuan Liverpool yang memang buntu di babak pertama. Biasanya kalau jalan buntu, suka ada yang kasih tahu di depan gang. “Buntu, bang.”

Namun tidak kali ini. Liverpool berusaha mencari jalan keluarnya sendiri. Salah mencetak gol pembuka setelah melakukan otak-atik ancang-ancang, diakhiri dengan tendangan melengkung yang cuma dilirik saja oleh kiper West Ham, Lukasz Fabianski.

https://twitter.com/LFC/status/1356244664026865669

Tak lama kemudian, Salah bikin gol lagi. Sebuah gol dari skema serangan balik yang digawangi Trent Alexander-Arnold, lalu dioper ke Xerdan Shaqiri, yang ditendang jauh ke depan mengarah ke Salah. Salah di depan gawang dapat menerima panggilan dengan baik dan tinggal mencutik bola masuk ke gawang.

Liverpool mencetak gol ketiga lewat sepakan tak terlalu jauh dari Gini Wijnaldum. Kalau rada jauh, namanya berubah jadi Gitu Wijnaldum. Krik.

West Ham cuma bisa membalas lewat tendangan Craig Dawson tanpa Creek. Dia menceploskan bola lewat sentuhan lembut menerima operan dari sepak pojok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here