Liverpool sukses memastikan dirinya lolos ke Liga Champions musim depan setelah sebelumnya sempat terancam main di Liga Europa. Untung saja, dua pesaing mereka, Chelsea dan Leicester ini saling baku hantam tampol-tampolan.

Chelsea dan Leicester memang tampol-tampolan di final Piala FA. Di situ Chelsea bonyok dan dimenangi Leicester. Beberapa hari kemudian ketemu lagi, tampol-tampolan lagi. Ini bukannya pada baikan setelah lebaran, malah saling serang.

Di sini Chelsea menuntaskan dendamnya dengan mengalahkan Leicester. Di situlah peringkat Chelsea pun naik, Liverpool juga naik usai mencetak dua kemenangan atas West Brom dan Burnley. Sedangkan Leicester terlempar.

Nah, nyawa Liverpool ada di tangan sendiri kalau begini. Kalau menang, hampir pasti masuk Liga Champions kecuali Leicester menang di atas 6 gol.

Namun sepertinya rada berat kalau Leicester menyikat Spurs sebesar itu. Makanya Liverpool main rileks saja, yang penting main aman pakai pengaman, supaya tidak kebobolan.

Hasilnya? Sadio Mane mencetak dua gol di laga ini. Pertama memanfaatkan kemelut ribet depan gawang Vicente Guaita. Yang kedua melalui tembakan kena deflect yang bikin Guaita tertypu.

Dengan kemenangan 2-0, sudah cukup aman memastikan satu tiket ke Liga Champions. Apalagi, Chelsea dan Leicester sama-sama kalah di laga terakhir. Lagi-lagi, mereka tampol-tampolan di laga terakhir untuk membuktikan siapa yang paling lemah. Tapi kena tampolnya sama lawan masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here