Liverpool harus puas ditahan imbang tuan rumah Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Primer bukan Indonesia. Tim berjuluk “Si Merah” macam botol saos tomat itu lagi enggak hoki lantaran ditahan imbang 1-1.

Liverpool awalnya merasa mereka yang beruntung saat Brighton mendapatkan penalti di babak pertama. Namun tendangan Neal Maupay melenceng tipis di samping kiri gawang Alisson Becker.

Rada heran juga, gawang sudah selebar itu masih saja tendangannya menyamping. Memang mau selebar apa itu gawang. Peluang malah dibuang-buang.

Namun, kehokian mereka perlahan sirna. Liverpool mungkin lupa lihat ramalan bintang atau zodiak. Mohamed Salah yang awalnya mengira lolos dari jebakan offside, mampu mencetak gol dengan cara menendang bola ke tanah biar memantul menipu kiper Brighton.

Sayangnya Salah kena prank. Wasit memutuskan lihat VAR dan kuku jempol kaki Salah dianggap offside. Salah tampak menyesal lupa potong kukunya.

Di babak kedua, Liverpool merasa keberuntungan hinggap lagi. Memang enak banget begini, seraya naik roller coaster.

Diogo Jota yang lagi gila banget musim ini bisa mencetak gol lewat sepakan terukur yang tak mampu diblok para pemain belakang Brighton.

Tak lama kemudian, Liverpool mampu menggandakan keunggulannya. Sadio Mane yang bisa disingkat Sane atau Saman berhasil mencetak gol lewat sundulan kepalanya sendiri.

Namun lagi-lagi, wasit seolah enggak percaya dengan gol Liverpool. Dia pun mengecek VAR dan ternyata offside.

Yang bikin kesal fans Liverpool, mereka sudah hampir pasti menang hingga menit ke-90. Ternyata dua menit masuk Injury Time, Brighton mendapat penalti. Penaltinya lihat VAR pula.

Andy Robertson dianggap melakukan pelanggaran kepada Danny Welbeck, yang belakangan namanya jarang terdengar. Memang terlihat kaki Robertson ini menendang kaki Welbeck. Dia telat dalam menendang bola. Akibatnya, wasit memberikan voucher tersebut.

Berhubung Maupay sudah keluar akibat cedera, Pascal Gross yang menggantikannya untuk menendang penalti. Hasilnya cukup memuaskan bagi Brighton sekaligus memuakkan bagi Liverpool.

“Anda mencoba menciptakan tajuk utama ketika wasit bersiul, hari ini saya katakan itu bukanlah penalti,” ujar Juergen Klopp dilansir BBC dikutip dari Tribunnews.

“Tetapi saya tidak bisa lebih bangga melihat perjuangan para pemain dengan cara mereka bermain hari ini.”

“Anda tentu perlu membutuhkan sedikit keberuntungan untuk memenangkan pertandingan tandang yang sulit, tapi hari ini kami tidak beruntung,” sambungnya.

https://twitter.com/brfootball/status/1332693187610218496

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here