Liverpool memastikan jatah karcis gratisan Liga Champions berada dalam genggamannya. Kepastian itu terjadi karena mereka berhasil mengalahkan Brighton & Hove Albion 4-0. Seandainya mereka kalah pun tetap lolos, soalnya Chelsea dijadikan bubur oleh Newcastle United 0-3.

Makanya, sepanjang laga para pemain Liverpool ini tampak rileks kayak lagi pijat plus-plus. Santai banget menendang-nendang bola. Meski santai, gol tetap terjadi sampai empat kali. Main santai saja bisa empat gol, apalagi kalau enggak santai.

Seperti biasa Mohamed Salah jadi bintang malam ini dengan membuat satu gol dan satu assist. Pemandangan yang biasa saja, kecuali yang bisa mencetak gol adalah Juergen Klopp. Pasti luar biasa.

Salah membuka kemenangan Liverpool saat baru berjalan 26 menit. Umpan pendek tak sependek botol Yakult diberikan Dominic Solanke yang langsung disikat pakai kaki kiri oleh Salah. Gol tersebut sah karena Salah masih mengenakan sepatu. Andai dia nyeker, pasti sudah tidak boleh bermain dan boro-boro bikin gol.

Golnya itu mencatatkan Salah sebagai pemegang gol terbanyak dalam satu musim di Liga Primer. Mengalahkan torehan Luis Suarez yang dulunya juga di Liverpool, Alan Shearer, dan Cristiano Ronaldo.

https://twitter.com/LFC/status/995671653240786944

Sadio Mane sebenarnya dapat peluang bagus banget saat berhadapan dua lawan satu dengan kiper Mathew Ryan. Ya, dia berdua dengan Salah menyerang Ryan, pokoknya enak banget itu peluang. Macam kuah semur dicampur kentang balado dan sayur ketupat lebaran. Lezatnya combo.

Namun, Mane sepertinya berbaik hati dengan menyedekahkan bola kepada Salah. Mungkin biar Salah makin banyak golnya dan jadi top skor. Nyatanya kebaikan hati Mane malah jadi salah.

Salah terlalu dekat menendang bola dengan kiper alhasil diblok oleh Ryan. Bola muntahan ditendang lagi, tapi masih ada bek Brighton yang memakai celanda dalam pada laga itu.

Tidak cukup lama bagi “The Reds” yang malam itu pakai baju merah macam petugas Damkar untuk menambah gol, membayar kesalahan dari peluang Mane-Salah. Umpan Andrew Robertson sukses disambut tandukan Bango oleh Dejan Lovren. Kalau bahasa kerennya towering header. 

Unggul 2-0 di babak pertama sudah bikin mereka nyaman. Kaki tampak melangkah senang. Tak perlu tunggu menang dari Madrid, sepertinya tiket gratisan UCL sudah di tangan kanan.

Kepercayaan diri Liverpool makin menjadi setelah Solanke mengganjilkan keunggulan Liverpool di babak kedua. Aksi kelok sembilan Salah yang menjadi prahara rumah tangga pertahanan Brighton diakhiri dengan operan pendek kepada Solanke.

Solanke tanpa basa-basi dan amnesti langsung menyikatnya dengan sebuah tendangan keras kepala. Sulit buat dibendung apalagi diajak diskusi.

Robertson juga ikutan kayak Salah dengan menciptakan satu assist dan satu gol. Dia menutup pesta Liverpool dengan sebuah gol telak jarak dekat.

Hasil crossing Benjamin Woodburn sukses diblok oleh Lewis Dunk. Namun bola jatuh lagi di kaki Robertson dan menghajarnya tanpa musyawarah. Dunk sebenarnya bisa nge-blok lagi tendangan Robertson, bahkan pakai kepalanya. Namun tetap saja bola masuk ke gawang. Tahu gitu tak usah blok pakai kepala, bikin sakit saja.

Pelatih Klopp mengaku sangat terkesan dengan anak asuhannya sepanjang musim. Meski cuma berada di posisi keempat, tapi permainan Salah dkk patut diacungi jempol. Kalau perlu sampai jempol kaki.

“Kami tidak punya kesempatan untuk menantang City, jadi satu-satunya hal yang bisa diburu adalah tempat Liga Champions. Ini adalah hal yang hebat.  Saya benar-benar bangga dengan anak-anak, musim yang hampir sempurna,” ucap Klopp dilansir Sindonews.

Main photo: @LFC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here