Liverpool dan Chelsea berbagi skor berbagi gol sama rata sama rasa. Keduanya yang bentrok di partai ketiga Liga Primer ini harus berbagi poin usai keduanya main seri 1-1. Hasil adil mirip dengan makna sila kelima.

Liverpool yang langsung ngegas sejak menit pertama mencoba membuat gol lebih dulu. Maklum lah, mereka main di Anfield. Pasti ingin kasih selebrasi buat fansnya.

Namun, justru tim tamu yang membuat gol duluan. Benar-benar tamu kurang ajar, tidak disuruh masuk eh malah masuk.

Tendangan sudut Reece James bisa disambut dengan sundulan ubun-ubun ke belakang tanpa melihat gawang dari Kai Havertz. Bisa-bisanya dia menyundul bola tanpa melihat gawang seperti itu. Mungkin ada pencetannya untuk mengeluarkan sundulan efek semacam itu.

Liverpool balik menyerang demi bisa menyamakan kedudukan. Alhamdulillah, sebuah kemelut ribet di depan gawang mampu menghasilkan penalti.

James dikartu merah wasit lantaran main bola pakai tangan di garis gawangnya sendiri. Sudah gitu, penalti dari Mohamed Salah tercipta gol. Jadi percuma saja dia menepis bola pakai tangan. Tahu gitu mending dilepas saja sekalian, toh sama-sama gol. Malah kena kartu merah.

Di babak kedua tak ada gol tercipta. Meski Salah sudah memberikan umpan efek jahe tetap tak ada perubahan skor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here