Harry Maguire mengaku dirinya cukup frustasi atas performa Manchester United belakangan ini. Maguire tidak senang melihat gawang timnya belakangan ini jadi sasaran selebrasi lawan alias sering sekali kebobolan.

Akhir pekan lalu MU dipaksa bermain imbang 2-2 saat menjamu Aston Villa di Old Trafford. Benar-benar angker Old Trafford ini. Bagi MU sendiri bahkan.

Sementara pada pekan sebelumnya, MU juga ditahan imbang pada sebuah pertandingan dramatis kala melawan tim jago, Sheffield United. Beruntung MU sebenarnya tidak kena bantai di laga itu.

Dari hanya dua laga itu saja, MU sudah kebobolan lima gol. Padahal mereka baru jajan-jajan pemain bertahan macam anak sultan di bursa transfer musim panas lalu.

Dua bek mereka datangkan dengan total ratusan juta euro. Tapi tetap saja gawang MU ini seperti biasa jadi sasaran empuk lawan untuk bisa selebrasi di dekatnya.

Hal ini membuat Maguire jadi gusar dan frustasi. Wajar memang jika seorang pemain sedih melihat gawang timnya mudah sekali dinodai lawan. Macam gawang-gawang gampangan saja.

Tapi hal ini nampaknya sedikit kurang tepat jika diucapkan oleh Maguire. Karena dirinya seharusnya bisa dibilang sebagai orang yang paling ‘bertanggung jawab’ atas hal tersebut.

Jelas saja, sebab Maguire adalah bek termahal milik MU sepanjang sejarah klub. Jangankan lawan, angin pun kalau bisa ia halangi biar tidak lewat. Malah ngedumel lagi si Maguire ini.

“Sebagai seorang bek, statistik itu sungguh membuat frustrasi,” ujar Maguire dikutip dari Liputan6.

“Sebelum ini, gawang kami tidak terlalu banyak kebobolan, namun di dua laga terakhir kami kebobolan lima gol. Para penyerang kami juga mencetak lima gol sehingga kami hanya bisa memenangkan lima poin.”

“Situasi ini sangat mencewakan khususnya bagi seorang bek seperti saya dan kami harus memperbaiki hal ini.”

Main photo: @goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here