Kabar baik hadir dari pemain muda Ajax Amsterdam, Abdelhak Nouri. Setelah koma selama dua tahun lebih, Nouri akhirnya dikabarkan telah sadar dan mampu untuk melakukan komunikasi.

Abdelhak Nouri atau juga yang dikenal sebagai Appie Nouri adalah seorang penyerang terbaik di akademi Ajax dan digadang akan menjadi bintang masa depan klub.

Nouri yang bermain untuk Jong Ajax meraih penghargaan sebagai pemain muda terbaik Eerste Divisie atau liga kasta kedua dalam urutan kompetisi tertinggi Belanda di tahun 2016/2017.

Musim selanjutnya atau 2017/2018 dianggap akan menjadi pembuktian Nouri bersama skuat senior Ajax.

Namun nasib justru tidak memihak. Saat menjalani laga persahabatan kontra Werder Bremen di Austria, Nouri yang masuk sebagai pengganti Hakim Ziyech tumbang di tengah laga.

Nouri yang kini berusia 22 tahun, diberitakan saat itu mengalami kerusakan pada otaknya karena mengalami aritmia atau kelainan detak jantung yang berpengaruh pada suplai oksigen ke otak.

Setelah hampir tiga tahun mengalami koma, mantan pemain timnas Belanda U-16 dan U-19 itu akhirnya semakin memunjukan tanda-tanda positif dimana ia disebut telah sadar dan mampu berkomunikasi secara tidak langsung.

“Kondisinya bagus, ia belum lama ini ada di rumah. Kami merawatnya sekarang. Saya harus mengatakan bahwa kondisinya jauh lebih baik setelah ia meninggalkan rumah sakit,” tutur sang kakak Abderrahim, dikutip dari Kompas.

“Ia sadar berada di mana, ia kembali ke lingkungan familiar dengan keluarganya.”

Sang kakak juga mengungkapkan kalau Abdelhak kini menunjukkan tanda-tanda positif walau hal tersebut bukan berarti dirinya dapat beraktivitas normal.

“Ia tak lagi dalam koma. Ia terbangun. Ia tidur, ia bersin, ia makan, ia bersendawa. Namun, hal ini bukan berarti bahwa dirinya akan bisa berdiri sendiri dari tempat tidur,” tuturnya.

“Ia harus tiduran dan masih sangat bergantung kepada kami. Pada hari baik ada semacam komunikasi, contohnya dengan alis mata atau sebuah senyuman. Namun, Anda memerhatikan bahwa ia tak dapat bertahan lama,” tuturnya.

“Kami berbicara kepadanya seperti ia tak sakit. Kami mengikut sertakan dia dalam pembicaraan dan kami menonton pertandingan sepak bola bersama di ruang tengah,”.  

Main photo: fairplay.pt

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here