Luar biasa pria paruh baya yang satu ini. Jika pria sebayanya sudah pada jadi pelatih, anggota DPR, mengawinkan anaknya, sampai menimang cucu, berbeda dengan Kazuyoshi Miura. Lelaki ini mencatatkan diri sebagai pencetak gol tertua di dunia, pada usia emas 50 tahun. Mantap!

Miura memang cuek saja melihat kakinya yang mulai keriput atau rambutnya yang mulai beruban. Dia merasa awet muda apalagi bermain bersama pemain seumuran anaknya sendiri. Meski sudah uzur, Miura nyatanya tetap tajam setajam silet.

Pemain yang baru saja ultah pada 26 Februari lalu itu bermain untuk Yokohama FC di J2 League, kasta kedua Liga Jepang. Dia mencetak gol satu-satunya sekaligus memenangkan timnya atas Thespakusatsu Gunma, klub yang namanya sulit dieja dan kurang terkenal di Indonesia.

Dia mencetak gol setelah memanfaatkan bola muntah dari rekannya yang sempat ditepis kiper lawan, Keiki Shimizu, yang namanya kayak merk pompa air. Dengan sudut tidak terlalu luas, dia menendang bola ke arah gawang dan ternyata masuk.

Gol tersebut mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tertua sepanjang masa di dunia sepak bola profesional saat ini, tepatnya pada usia setengah abad. Meski begitu, FIFA belum mengonfirmasi soal capaian ini. Mungkin masih harus buka-buka buku sejarah dan arsip di perpustakaan nasional atau gedung ANRI.

Yang pasti, dia mengalahkan Billy Meredith, pemain Manchester City yang memegang rekor itu cukup lama, yakni saat membobol gawang Brighton di Piala FA pada tahun 1924. Saat itu usianya 49 tahun.

Rekor itu juga merupakan rekor kedua yang diraihnya setelah sebelumnya jadi pemain tertua yang bermain di sepak bola profesional.

Prestasi ini jelas makin membuktikan bahwa sepak bola tak mengenal usia. Meski sudah berusia 50 tahun, tetap bisa bermain asal jangan terlalu diforsir karena takut jantungan.

Miura sudah bermain bola sejak artis Agnes Monica dilahirkan ke muka bumi ini, yakni pada 1986. Saat itu pula, Warkop DKI lagi hits-hits-nya bermain film bareng Ayu Azhari, Meriam Bellina, dan Eva Arnaz yang bulu ketiaknya ke mana-mana itu.

Selama berkarier 30 tahun lebih, pemain berjuluk “King Kazu” itu bukan sekadar pemain rata-rata air. Dia sudah berkelana dari Brasil, yakni Santos klub pertamanya, Palmeiras, sampai ke Italia bersama Genoa, dan Ukraina bersama Dynamo Kiev. Dia kemudian kembali ke Jepang pada tahun 2000-an dan bermain dengan damai sampai saat ini.

Prestasinya bersama tim nasional juga terbilang keren. Dia membantu Jepang untuk menembus putaran final Piala Dunia 1998. Miura tercatat mencetak 55 gol dari 89 caps di timnas Jepang selama periode 1990-2000. Sebuah prestasi yang terbilang mantap.

Main photo credit: Worldfootball.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here