Manchester City resmi menjadi juara Liga Primer musim ini. Kepastian ini terjadi setelah Leicester City meraih kemenangan dan City juga sedang tidak bermain. Lho? Kok bisa? Apa relevansinya?

Iya, jadi Leicester ini sukses mengalahkan Manchester United dengan skor 2-1. MU adalah pesaing terdekatnya City, sekaligus tetangga masa gitunya City.

Tampil melawan Leicester yang berada di posisi ketiga, MU malah keok. Alhasil, poin City sudah pasti tak terkejar lagi. Enak banget jadi City, tidak perlu main dan cuma nonton TV saja di rumah, tahu-tahu juara. Kita juga mau model gitu, duduk ongkang-ongkang kaki saja di rumah tapi dapat duit.

MU tertinggal pada menit ke-10 lewat tembakan maknyus dari Luke Thomas. Umpan silang asyik dari Youri Tielemans bisa disikat oleh Thomas bukan kereta.

Selang lima menit, Mason Greenwood menyamakan kedudukan usai menerima umpan dari Amad. Amad ini kalau di Indonesia jadi nama panggilan di tongkrongan. Nama aslinya kalau bukan Muhammad ya Ahmad.

Sayangnya, pada menit ke-66, Caglar Soyuncu sukses mencetak gol kemenangan. Tendangan sudut Marc Albrighton berhasil disambut dengan tandukan mantap Soyuncu. Leicester pun menang, City lalu juara.

“Ini adalah musim dan gelar Liga Primer Inggris yang berbeda,” ujar Guardiola, dikutip Goal.

“Ini adalah yang tersulit. Kami akan mengenang musim ini atas cara bagaimana kami bisa juara. Saya bangga menjadi manajer di sini dan menangani tim.”

https://twitter.com/ManCityCatala/status/1392241606703656966

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here