Lazio secara tak terduga mampu membantai musuh bebuyutan, rekan satu kota, satu kontrakan, dan satu-satu yang lainnya, AS Roma. Menang sih bisa diprediksi, yang tak terprediksi ternyata Lazio menangnya cukup ‘Wah’, yakni sampai 3-0. Kan telak banget.

Namanya Derby Della Capitale, biasanya menyajikan tontonan yang sengit dan seru. Kalau perlu sampai baku hantam segala. Namun yang ini, Romanya tidak melawan alias culun. Anyep macam tahu sudah dua hari.

Pertandingan Derby Roma ini memang baru pertama kali dilakukan di hari Jumat. Bagi umat Islam, hari Jumat merupakan hari yang sakral dan penuh berkah. Ternyata benar, berkah buat Lazio, tapi tak berkah buat Roma.

Lazio semacam dapat ‘hoki’ dalam dua gol pertama, meski itu juga hasil serangan mereka yang cukup mengerikan. Serangan balik diperagakan anak asuhan Simone Inzaghi sampai bikin bek-bek Roma ini terbirit-birit.

Apalagi yang namanya Roger Ibanez. Ibanez tampak culun dalam laga ini entah ada masalah apa dalam hidupnya. Gol pertama terjadi karena kesalahannya yang tak perlu dilakukan.

Dia mampu mengantisipasi serangan Lazio, namun gagal dengan cepat membuang bola. Akhirnya dia malah terpeleset dan diserobot Manuel Lazzari. Lazzari lalu mengopernya ke Ciro Immobile yang tak terkawal, dan gol!

Tak lama berselang, lagi-lagi Ibanez melakukan kesalahan. Pemain yang punya satu alat kelamin itu kembali gagal berduel dengan Lazzari. Sudah kalah lari, kepeleset lagi.

Lazzari awalnya minta voucher penalti karena terjatuh akibat gangguan Ibanez. Dia sempat lihat wasit tapi tak ada tanda-tanda “Prit”. Akhirnya dia bangun lagi lalu mengopernya kepada Luiz Alberto. Alberto menyelesaikannya dengan saksama dan tempo sesingkat-singkatnya.

Sempat muncul kekesalan Romanisti pada gol kedua ini. Soalnya Felipe Caicedo harusnya dianggap offside akibat menghalangi pandangan kiper Pau Lopez. Namun mau gimana, mungkin wasitnya sudah ditraktir nasi uduk oleh pemain Lazio pada pagi hari sebelum laga.

https://twitter.com/Kev941104/status/1350198589931233281

Roma tak banyak memiliki peluang berbahaya. Justru serangan balik Lazio yang sangat berbahaya sampai-sampai kiper Pau berulang kali menyelamatkannya. Sampai akhirnya tak tahan juga.

Pada menit ke-67, Alberto kembali mencetak gol dengan sebuah tendangan placing yang tak mampu dijangkau Pau. Skor 3-0 bagi Lazio, sungguh barokah.

“Kami menunjukkan penampilan yang luar biasa, membuat determinasi, agresi, kecepatan dan stamina. Para pemain tampil mekajubkan, namun saya telah melihatnya kemarin melalui pandangan mata mereka sudah tepat, tidak seperti di beberapa pertandingan sebelumnya,”ujar Inzaghi via Sky Sport Italia, dikutip Ligaolahraga.

“Kemenangan ini sangatlah memuaskan, kami menginginkannya dengan segala kekuatan kami dan bantuan dari fans luar biasa yang datang ke tempat latihan hari ini.”

https://twitter.com/PremierSportsTV/status/1350196692860153861

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here