Chelsea terus mempertahankan tren positif di Liga Champions usai membantai tim debutan anak kemarin sore anak bau kencur anak bawang dan sebutan lainnya, Rennes. “The Blues” sukses membantainya dengan skor 3-0.

Yang menarik dari laga ini adalah bagaimana Chelsea seolah memiliki voucher penalti unlimited. Entah beli di mana.

Soalnya, Chelsea sudah menggesek voucher tersebut pada menit ke-10. Timo Werner sukses jadi algojo dengan menendang penalti ke gawang lawan, tak pernah ke gawang sendiri.

Sudah dipakai sekali, dikira sudah habis. Eh ternyata masih ada lagi stok penaltinya. Pada menit ke-40, Chelsea menggunakan vouchernya lagi untuk menambah keunggulan.

Jika dilihat-lihat, voucher tersebut memang halal seperti voucher Carrefour. Halal didapatkannya, jadi makanya berkah.

Buktinya, dua penaltinya Werner bisa berhasil jadi gol. Kalau tidak halal, biasanya suka enggak berkah. Tendangannya bisa jadi melenceng ke gawang sendiri.

Kemudian keberkahan didapat Chelsea berikutnya saat mencetak gol ketiga melalui Tammy Abraham. Tammy yang namanya kayak perempuan padahal wajahnya laki banget itu sukses menyambut bola di depan gawang Rennes.

Kasihan banget ini Rennes. Baru main di Liga Champions masih belum berhasil meraih kemenangan. Sama kayak rekan sejawatnya Krasnodar. Untung saja mereka masih sempat dapat poin dan mencetak gol walau cuma sebiji.

Sementara Chelsea, hingga kini masih belum kebobolan sama sekali. Chelsea mengikuti jejak Manchester City dan Liverpool yang belum menelan kekalahan dalam 3 laga awal UCL. Beda sama klub yang itu.

“Kami bereaksi cukup bagus pada awal babak pertama. Tidak selalu mudah menghadapi 10 pemain, karena mereka memiliki kesempatan untuk membahas dan melakukan perubahan strategi pada jeda antar babak,” ujar Frank Lampard, dikutip Republika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here