Legenda timnas Argentina yaitu Diego Maradona kini akhirnya kembali menjadi pelatih. Mantan pemain depan Napoli itu ditunjuk sebagai pelatih klub divisi dua Meksiko yaitu Dorados de Sinaloa. Dengan resminya kontrak Maradona, Dorados akan menjadi tim keenam yang dilatih oleh Maradona. Sangat anti-mainstream.

Beberapa pekan lalu Maradona sempat menyatakan ketertarikannya untuk menangani timnas Argentina yang kepayahan pada gelaran Piala Dunia 2018. Ketika itu Maradona bahkan rela untuk tidak mendapat bayaran agar bisa menjadi pelatih.

Namun kini Maradona membuat kejutan dengan menerima tawaran Dorados sebagai pelatih. Hal terebut diumumkan klub melalui sosial media dalam bentuk video yang sepertinya bukan format 3gp. Takutnya nanti dikira video skandal kalau pakai format seperti itu.

“Dorados dengan senang mengumumkan Diego Armando Maradona sebagai pelatih baru. Dianggap sebagai pesepakbola terbaik di dunia sepanjang sejarah, Diego dikenal mampu membawa timnya dengan penuh keberanian menuju kesuksesan,” bunyi pernyataan resmi klub dikutip dari Okezone.

Direkrutnya Maradona sebagai pelatih mungkin bisa menjadi obat rasa kangennya untuk menangani suatu tim. Namun sepertinya ada udang dibalik bakwan yang membuat Maradona mau menangani sebuah tim divisi dua Meksiko.

Seperti yang diketahui, bahwa Maradona ini dirumorkan merupakan seorang pecandu narkoba. Hal yang kemudian bisa menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan di masyarakat umum.

Sebab kota dari Dorados adalah Sinaloa. Fakta yang bisa membuat kita berkata “wow”, adalah Sinaloa merupakan asal dari salah satu gembong narkoba terbesar di Amerika yaitu El Chapo Sinaloa Cartel.

https://twitter.com/MyLatinLife/status/1037854545424990208

Bisa jadi bayaran dia untuk melatih klub tersebut bukan uang. Pasalnya Maradona sepertinya tidak miskin-miskin amat. Mau melatih timnas Argentina saja dia rela tidak dibayar. Walaupun nantinya dibayar oleh Dorados, bukan tidak mungkin Maradona mintar riders berupa lembaran 100 dolar dan kaca.

Penunjukan Maradona sebagai pelatih juga lumayan mengejutkan sebab belum lama ini Maradona diangkat sebagai presiden tanpa melalui proses pemilu. Maradona menjadi presiden klub asal Belarusia yaitu Dynamo Brest. Entah klub tersebut dikilik pakai tembaga atau tidak. Pengangkatan itu baru dilakukan pada 1 Juli yang lalu.

Dorodes menunjuk Maradona menjadi pelatih, setelah sebelumnya mereka memecat pelatih sebelumnya yaitu Gamez. Klub tersebut gagal bersaing dengan hanya meraih tiga angka dari enam pertandingan. Akibatnya klub tersebut berada di posisi ke-13 dari 15 peserta.

Prestasi Maradona dalam melatih sebuah klub sebenarnya tidak bagus-bagus amat. Pada klub pertamanya yaitu Mandiyu, Maradona hanya punya presentase kemenangan 8,33 persen. Bersama Racing Club 18,18 persen, timnas Argentina 73,68 persen, dan Al Wasl 31,82 persen.

Main photo: theglobeandmail.com

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here