Jalannya Scottish Premiership atau Liga Skotlandia menjadi sedikit kacau karena mengalami penundaan. Hal tersebut dilakukan setelah sejumlah pemain melanggar aturan karantina termasuk sepupu Romelu Lukaku, Boli Bolingoli.

Ada sedikit kearifan jika mendengar nama pemain yang satu ini. Sedikit rasa-rasa orang Sunda dia dengan adanya repetisi di nama.

Terlepas dari nama si Boli, Liga Skotlandia musim 2020/2021 sendiri telah dimulai sejak 1 Agustus lalu.

Pada musim sebelumnya, pihak liga terpaksa menghentikan kompetisi karena penyebaran penyakit yang dipercaya oleh Anji tidak ada.

Demi berjalannya liga dengan lancar, alhasil peraturan ketat pun diberlakukan di musim 2020/2021 ini, termasuk karantina pemain.

Tapi sayang, di mana ada peraturan, pasti ada saja yang melanggar. Pemain dari dua kesebelasan, Aberdeen dan Celtic FC, diketahui tidak mengindahkan peraturan tersebut.

Delapan pemain Aberdeen disebut kepadatan pergi ke sebuah bar setempat.

Benar saja, pada tanggal 7 Agustus, dua di antara mereka langsung positif terkena virus Corona.

Kedelapan pemain itu kemudian meminta maaf secara publik sehari setelahnya.

Namun setelah kejadian tersebut, hal yang sama terulang. Pada tanggal 8 Agustus, striker Celtic, Leigh Griffiths, ketahuan menggelar pesta ulang tahun untuk pacarnya dengan mengabaikan protokol kesehatan. Ia pun diberi peringatan.

Tak sampai di situ, sepupu dari Lukaku turut memberikan kontribusi negatif setelah ia pergi ke Spanyol menggunakan pesawat dan kembali pada keesokan harinya.

Hal itu baru diketahui klub pada 10 Agustus, padahal sepupu Romelu Lukaku itu ikut bermain di laga melawan Kilmarnock pada 9 Agustus.

Sebagai abang-abangannya, ada baiknya Lukaku menggebok sepupunya tersebut biar ngerti dan jangan konyol seperti Anji dkk para penganut paham konspirasi.

Alhasil susunan jadwal menjadi sedikit kacau setelah laga Aberdeen dan Celtic dipastikan mengalami penundaan.

“Saya akan menjelaskan hal ini dalam bahasa sepakbola, anggap bahwa hari ini hukumannya masih kartu kuning. Namun kalau sampai terulang lagi, hukumannya jelas kartu merah, sebab itu artinya kalian tak memberikan kami pilihan (selain menunda liga),” tegas Perdana Menteri Skotlandia, Nicola Sturgeon, dikutip dari Detik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here