Arsenal memang sukses mencukur bulu ketiak Swansea City dalam lanjutan Liga Primer dengan skor 4-0. Namun, ada sikap kurang terpuji yang ditunjukkan salah satu pemain asuhan Arsene Wenger.

Adalah Alexis Sanchez, pemain yang nama depannya sama dengan tempat hiburan di Jakarta Utara, tiba-tiba mengambek saat ditarik keluar dengan sedikit paksaan oleh Wenger.

Sanchez rupanya kurang ikhlas dirinya digantikan oleh Danny Welbeck pada menit ke-79. Pasalnya, dia lagi asyik-asyiknya main bola tapi harus menghentikan hobinya itu. Beruntung tidak sampai dicariin ibunya karena Adzan Maghrib sudah terdengar.

Mantan pemain Udinese itu tampak bersungut-sungut usai bersalaman dengan Welbeck. Dia meninggalkan Wenger seraya bergumam, “Terserah, aku udah capek. Aku ‘tuh cuma ingin kamu lebih mengerti aku lagi.”

Selama di bangku cadangan pun wajahnya sama sekali tak ada senyum-senyumnya. Seolah habis kalah taruhan judi bola. Sesekali dia menutupi wajah tampannya dengan jaket klub yang hobi banget berada di peringkat keempat itu.

Sanchez masih merajuk di bangku cadangan. (Twitter: @BBSemasa)

Sanchez mungkin kesal karena permainannya sedang meningkat di laga itu. Beberapa menit sebelumnya, pemain berusia 28 tahun itu baru saja menggenapkan skor menjadi 4-0.

Namun, sikap menyebalkan Sanchez itu akan jadi perhatian bagi manajemen klub. Pasalnya, ini sudah kedua kalinya dia mengambek dalam waktu seminggu saja.

Pekan lalu, Sanchez juga menunjukkan sikap tantrumnya saat timnya ditahan imbang Bournemouth 3-3. Dia tampak berang ketika mulut bau sang wasit meniup peluit akhir.

Pemain bernomor tujuh seperti Harry Potter itu tampak “ngedumel” dan marah-marah sendiri. Mungkin dia kesal kenapa sepak bola waktunya cuma 90 menit, bukan 225 menit sehingga timnya bisa menang di laga itu.

Meski begitu, Wenger masih berusaha membela Sanchez. Sebagai pelatih yang telah berpengalaman di dunia persepakbolaan dan kepelatihan, sikap Sanchez merupakan hal yang wajar.

“Semua pemain ada yang frustrasi saat diganti, tapi ada yang menunjukkannya, ada juga yang tidak. Saya cukup pengalaman melihat itu semua,” tutur Wenger dilansir Soccerway.

“Sanchez pemain yang bagus dan selalu memberikan yang terbaik buat tim. Saya tidak masalah dengan sikapnya, kultur di Eropa berbeda dengan Amerika Selatan. Itulah sebabnya Arsenal menjadi klub multinasional,” sambungnya.

Semoga saja, Wenger dapat menghibur hati Sanchez yang sedang masygul nan gundah gulana. Untuk menghiburnya, Wenger dapat mengajak Sanchez untuk datang ke Alexis atau sekadar menonton drama korea di apartemennya.

Main photo credit: ESPN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here