Laga tengah pekan terjadi di Bundesliga menyajikan laga sengit antara dua tim papan atas. Sebuah laga dramatis terjadi di Signal Iduna Park ketika Borussia Dortmund ditahan imbang RB Leipzig dengan skor 3-3.

Macam di ibukota negara +62 saja yang hujan sedang deras-derasnya. Signal Iduna Park juga tak mau kalah dengan menyajikan hujan yang tak kalah deras. Bedanya adalah hujan gol yang terjadi di sana.

Laga ini bisa dibilang sebagai salah satu duel kasta atas di Bundesliga. Leipzig sendiri sedang memimpin klasemen setelah meraih kemenangan beruntun di empat laga terakhirnya.

Sementara Dortmund juga begitu adanya, mereka datang dengan modal tiga kemenangan beruntun dan bertengger di peringkat ketiga klasemen.

Laga nampaknya akan berjalan mudah usai Dortmund unggul dua gol di babak pertama. Gol pertama “Die Borussen” dicetak oleh Julian Weigl yang tendangannya tiba-tiba misang alias berbelok arah dan membingunkan kiper Leipzig. Kiper sudah lompat ke kanan, tahunya bola berbelok ke kiri.

Julian Brandt menggandakan keunggulan Dortmund usai menuntaskan operan dari Jadon Sancho. Jago sekali si Brandt ini. Mendapat bola saat membelakangin gawang, ia lalu langsung berputar dan mengecoh bek Leipzig.  

https://twitter.com/Sporf/status/1207058635140091907?s=20

Pasti analognya diputer kalau main sepak bola di PlayStation. Aksi tersebut diakhiri dengan tendangan keras ke gawang Leipzig.

Namun dalam delapan menit babak kedua berjalan, Leipzig berhasil menyamakan kedudukan lewat Timo Werner.

Dua gol Werner sebenarnya bisa dibilang bonus. Sebab yang pertama berawal dari kesalahan Roman Burki yang keluar dari gawang dan gagal menyundul bola. Sementara gol keduanya juga begitu, dapat assist dari Brandt yang salah mengoper bola.

Hanya dua menit berselang Jadon Sancho sempat kembali membuat Dortmund unggul menjadi 3-2.

Namun Patrick Shick membaut kedua tim terpaksa menerima hasil yang sepertinya pantas karena adil sama-sama dapat satu poin. Gol Shick di menit ke-77 menjadi yang terakhir di laga yang berkesudahan dengan skor 3-3.

Lucien Favre mengaku kecewa karena timnya gagal meraih poin penuh di laga tersebut.

“Laga yang sangat sengit dengan tempo yang cepat. Kedua tim saling menekan sejak awal. Setelahnya, kami lebih baik dan menguasai babak pertama. Pada akhirnya, sulit menerima hasil akhir tapi kami harus selalu berpikir positif,” ujarnya dikutip dari Fox Sports Malaysia.

https://twitter.com/brfootball/status/1207091669369114624?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here