Inggris melewati laga terakhir Grup A kualifikasi EURO 2020 dengan meyakinkan. Bertandang ke Stadium Fadil Vokrri, “The Three Lions” menang dengan skor telak 4-0 atas Kosovo.

Anak asuh Gareth Southgate memang wajib menang di laga terakhir mereka untuk mengamankan posisi di peringkat puncak.

Sebab jika di pertandingan kedelapan tersebut Inggris kalah dan di laga lain Republik Ceko bisa menang, maka Inggris terpaksa harus lolos ke EURO dengan status peringkat kedua.

Ceko sendiri juga sebenarnya wajib menang dengan skor yang sangat telak atas lawannya. Minimal 25-0 lah. Sebab kalau mau dihitung dari selisih gol, Inggris ini sudah sangat tidak normal jumlah antara gol dan kebobolan.

Dengan tambahan empat gol di laga terakhir, kini Inggris memiliki selisih sebanyak 31 gol. Benar-benar meyakinkan memang mereka lolosnya.

Sepanjang laga kualifikasi grup, Inggris juga hanya kalah satu kali saja. Tujuh laga sisanya mereka libas dengan kemenangan.

Alhasil Inggris melaju ke putaran final EURO 2020 sambil kedinginan karena menempati peringkat puncak dengan 21 poin. Sementar Ceko yang kalah di laga terakhirnya, tetap menemani Inggris dengan status peringkat kedua.

https://twitter.com/ODDSbible/status/1196138692785688576?s=20

Inggris yang sudah pasti mendapat satu tiket ke babak selanjutnya, ternyata masih ngegas di laga terakhir mereka. Semua pemain yang jago-jago masih juga diturunkan.

Gol pertama Inggris sendiri baru tercipta pada menit ke-32 melalui Harry ‘kedipan mata’ Winks. Terobosan dari Alex Oxlade-Chamberlain dapat dimanfaatkan Winks yang tidak ada hubungannya dengan sabun colek. Skor 1-0 mengakhiri babak pertama.

Inggris baru kembali mencetak gol pada 12 menit terahir laga. Berawal dari gol Harry Kane di menit ke-79. Berawal dari umpan Raheem Sterling yang membentur bek Kosovo, bola malah mengarah tepat ke Kane yang dengan kane menendang bola.

Sterling kembali terlibat pada gol Marcus Rashford empat menit berselang dengan memberikan sebuah assist.

Pada masa injury time Inggris masih gragas dengan menambah satu gol lagi melalui Mason Mount. Hingga laga usai, skor 4-0 bertahan untuk kemenangan Inggris.

Southgate mengaku senang bisa mendapat laga sulit seperti ini. ia merasa tertantang sebagai pelatih.

“Saya pikir itu pertandingan yang ketat. Benar-benar ujian yang bagus bagi kami. Lapangannya sulit, khususnya, banyak orang yang terpeleset dan beberapa salah membuat operan,” kata Southgate seperti dilansir Detik.

“Tapi kami membutuhkan pertandingan yang lebih ketat. Itu adalah jenis tantangan di mana saya senang kami bisa mendapatkanya.”

https://twitter.com/Squawka/status/1196137197168218112?s=20

Main photo: tribuna.uz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here