Sebuah klub amatir di Swedia, Skabersjo IF, menceritakan pengelaman mengerikan mereka pada masa pandemi corona ini. Perkara kompetisi yang terhenti gara-gara COVID, mereka justru mendapat ancaman dari para penjudi.

Pandemi corona membuat hampir seluruh kompetisi sepak bola dunia terhenti. Terhentinya kompetisi sepak bola tak hanya merugikan para pecinta sepak bola, tapi juga menghentikan rezeki para pengunjung website yang berakhir bet-bet-an.

Tidak adanya pertandingan membuat para penjudi tidak bisa kembali bertaruh. Jelas mereka mendadak langsung mati gaya karena tidak bisa bertaruh. Paling-paling hanya bikin TikTok saja dengan lagu goyang mama muda.

Namun tidak semua kompetisi dihentikan. Beberapa negara tetap memberi izin untuk digelarnya pertandingan sepak bola. Seperti liga Belarusia yang masih bergulir, serta beberapa kompetisi amatir di dunia sepak bola.

Hal ini jelas membuat para penjudi mendapat sedikit harapan untuk tetap melakukan hal yang dijadikan lagu oleh Rhoma Irama.

Di Swedia sendiri kompetisi amatir masih boleh digelar karena terkait aturan boleh berkumpul jika kurang dari 50 orang terkait pandemi virus corona.

Laga itu pun bukan kompetisi profesional, melainkan pertandingan latihan untuk tim-tim amatir. Namun, namanya pejudi, asal ada pertandingan semua juga bisa dijadikan taruhan.

Hal yang mengerikan adalah pesan dari para pejudi itu yang sepertinya tidak mau Skabersjo kalah karena mereka sudah bertaruh. Bahkan ada juga pesan bernada ancaman yang ingin semua pemain Skabersjo ini koit gara-gara COVID.

“Setelah pertandingan, kami menerima banyak sekali pesan ancaman pembunuhan. Mereka juga bilang agar kami mati dibunuh Covid-19. Ini benar-benar gila,” kata Andersson dikutip dari CNN Indonesia.

“Kami ini adalah para amatir. Biasanya kalian tak boleh [berjudi] di pertandingan kami. Ini benar-benar mengintimidasi,” tutur Andersson.

“Saya ingat dahulu ketika masih kuliah pemasaran di universitas. Saya diberitahu bahwa semua publisitas adalah publisitas yang bagus. Tapi dalam kasus ini, saya meragukan teori itu. Saya melihat sisi gelap dari komunitas perjudian, apa yang mereka lakukan kepada orang-orang,” kata Andersson.

Main photo: Facebook Skabersjö IF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here