Swedia akhirnya berhak mendapat Golden Ticket ke Piala Dunia 2018 usai menyingkirkan Italia secara lumayan tragis. Mereka baru lolos lagi setelah 2006. Uniknya, tim berkostum kuning-biru kayak Minions itu malah tak diperkuat Dewa Zlatan Ibrahimovic.

Ya, pada perhelatan Piala Dunia 2010 dan 2014 Swedia memang absen. Padahal, mereka diperkuat oleh sang dewa Zlatan. Justru pada kualifikasi tahun ini, saat Ibra lagi cedera dan pensiun dari timnas, mereka malah lolos ke Piala Dunia.

Apa mungkin Swedia ini malah tampil lepas dan tak membebani Ibra? Mungkin saja. Yang jelas, pelatih Janne Andersson mengakui kalau selama ini Swedia terlalu Zlatansentris. Hal ini membuktikan kalau Swedia tak cuma Ibra. Masih banyak janda-janda tua dan anak yatim di Swedia yang perlu diperhatikan.

“Ibra baru memutuskan pensiun 1,5 tahun lalu dan kami masih membicarakannya. Kita perlu membicarakan pemain hebat lain yang kami miliki di timnas Swedia. Saat Ibra pensiun, kami memainkan sepak bola yang berbeda. Sebuah permainan kolektif seperti yang kami tunjukkan selama play-off,” kata Andersson.

Memang ada kabar kalau Ibra mau kembali ke pangkuan ibu pertiwi alias main lagi di timnas Swedia. Mungkin karena ingin main lagi di Piala Dunia. Entahlah. Kalau sudah gini pasti maunya balik lagi demi mentas di Piala Dunia.

 

Tapi yang jelas, tim berjuluk “Blagult” itu membuktikan kalau mereka sudah berani mandiri. Berani keluar main sendiri tanpa sang dewa. Bahkan yang lebih sadis lagi, dua tim raksasa mereka singkirkan sekaligus. Yakni Belanda dan Italia.

Aduhai! Sekali tepuk dua lalat mati. Mungkin itulah peribahasa yang tepat buat Swedia. Sebenarnya tidak sekali tepuk juga sih, butuh empat kali tepuk alias empat pertandingan untuk menyingkirkan mereka berdua. Tapi ya namanya juga peribahasa.

Saking gembiranya, para pemain Swedia yang pada pakai sepatu kalau main bola itu sampai melabrak studio mini milik Eurosport. Bahkan studionya sampai rusak. Sudah bagus tidak disuruh ganti.

“Saya benar-benar bangga dan begitu senang. Ini adalah kesempatan terakhir saya main di Piala Dunia,” kata kapten Andreas Granqvist yang sudah berusia 32 tahun itu.

Main photo: @Footy_Jokes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here