Sebuah kejutan yang sebenarnya tidak terlalu mengejutkan kembali dibuat Arsenal pada laga lanjutan Premier League. Menjamu Crystal Palace di Emirates Stadium, “The Gunners” yang sudah unggul dua gol harus menerima hasil akhir 2-2 setelah disusul tim tamu.

Padahal Arsenal sejatinya sudah unggul cepat lewat gol-gol bola mati di 10 menit pertama. Melalui situasi sepak pojok, David Luiz dan Sokratis xxx yang nama belakangnya panjang, membuat tuan rumah unggul 2-0.

Untuk yang pakai mereka berdua di Fantasy Premier League benar-benar nyayur sekali. Sebuah awalan laga yang cukup bagus sebenarnya.

Tapi di sisi lain hal ini justru menunjukan ketidakbecusan lini depan Arsenal dalam urusan mencetak gol. Benar saja, di sisa waktu pertandingan tidak ada gol tambahan yang mampu diciptakan Arsenal.

Dalam laga sebelumnya di Liga Europa, mereka juga hanya bisa membalikan keadaan lewat dua gol melalui situasi bola mati.

Padahal materi pemain Arsenal jelas sudah sangat gacor di sektor ujung tombak ataupun sayap.

Dani Ceballos yang dipasang sebagai pengatur kreativitas memang lebih rapi gaya rambutnya dibanding permainannya. Kebanyakan gayanya pemain pinjaman dari Real Madrid ini.

Tapi Unai Emery masih saja menahan Mesut Ozil yang dalam beberapa tahun belakangan menjadi “nyawa” permainan tim asal London Utara.

https://twitter.com/Sporf/status/1188583400678068225?s=20
https://twitter.com/Squawka/status/1188542380653404162?s=20

Emery nampaknya memang merupakan agen yang ditugakan untuk membuat para penggemar Arsenal ini belajar untuk bersabar.

Keunggulan dua gol Arsenal akhirnya sia-sia setelah Crystal Palace membalas lewat penalti Luka Milivojevic dan Jordan Ayew.

Pada sisa pertandingan, Arsenal tak mampu mencetak gol kemenangan. Skor 2-2 bertahan hingga akhir laga.

Kepercayaan publik Emirates kepada Emery nampaknya akan bertambah runyam setelah insiden sang kapten “si anak emas” pelatih, Granit Xhaka, diganti Bukayo Saka pada babak kedua.

Publik Emirates lantas menyoraki pemain asal Swiss yang belakang dianggap performanya sangat menurun.

Uniknya Xhaka yang merupakan kapten utama Arsenal justru merespon penonton dengan gerakan kontroversial. Ia terlihat melempar ban kapten ke Aubameyang, memegang telinganya dengan tangan lalu ke arah penonton, dan langsung membuka jersey begitu keluar dari lapangan.

“Kami akan membicarakan hal ini tentu saja, karena reaksinya salah. Kami akan berbicara dengan para pemain dan klub tentang reaksi ini,” ujar Emery terkait aksi Xhaka seperti dikutip dari Detik.

Main photo: @premierleague

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here