Kepindahan Joao Felix ke Atletico Madrid sejauh ini menjadi transfer dengan biaya paling mahal pada bursa transfer musim panas ini. Performa pemain berusia 19 tahun membuatnya bahkan dibandingkan dengan mutan level 5 sepak bola.

Sepanjang musim lalu, Joao Felix memang menunjukan penampilan yang sangat impresif bersama Benfica. Ia pun langsung disematkan sebagai salah satu wonderkid paling menjanjikan. Lebih menjanjikan daripada omongan para leader MLM saat sedang prospek.

Berbagai klub raksasa Eropa lantas dikaitkan dengan namanya. Pada era sepak bola modern yang telah menjadi industri, akhirnya yang pemenang ditentukan lewat siapa yang paling punya banyak uang.  

Atletico Madrid tak segan-segan langsung menebus klausul pelepasan sang pemain yang dihargai 126 juta euro atau sekitar 2 triliun rupiah. Joao Felix akhirnya kemarin diperkenalkan ke publik Wanda Metropolitano sebagai pemain anyar “Los Rojiblancos”.

Performanya yang memuaku membuat Joao Felix kerap dibanding-bandingkan dengan salah satu ‘mutan’ sepak bola, tidak lain dan tidak bukan Cristiano Ronaldo.

Ronado sendiri adalah senior Joao Felix di timnas Portugal. Sebelumnya, CR7 menorehkan sejarah manis kalah memperkuat tim tetangga, Real Madrid, selama hampir satu 18 semester lamanya.

Sejak memperkuat Madrid dari tahun 2009, hampir semua gelar bergengsi yang bisa diraih sebuah klub, sudah dipersembahkan Ronaldo kepada Madrid. Mulai dari La Liga, Liga Champions, Copa del Rey, Piala Dunia Antar Klub, semua pernah diraih Ronaldo bersama Madrid.

Ia juga menuliskan dirinya dalam sejarah sebagai pemain tersubur Madrid dengan catatan 450 gol.  

Namun Joao Felix enggan menerima jika dirinya disamakan dengan ‘mutan’. Sejauh ini memang sepertinya Joao Felix masih berada di level mutan junior. Masih butuh dibimbing dulu di sekolah Professor X.

Nanti setelah beberapa tahun, barulah bisa terbukti apakah ia mutan asli atau hanya KW-KW doang.

“Seperti yang kita tahu dia adalah pemain hebat, saat ini yang terbaik di dunia dan mungkin selamanya,” kata Felix ketika seperti dikutip Liputan6.

“Dia banyak bercerita tentang Madrid, yang sangat dia sukai, tetapi saya di sini untuk membuat kisah saya sendiri, untuk dikenang sebagai Joao Felix. Dia adalah Cristiano dan saya Joao Felix.”

“Saya sangat senang menjadi bagian dari proyek ini dan sejarah klub, saya di sini [Atletico Madrid] untuk membantu sebanyak mungkin dan sejauh ini rekan tim saya telah menerima saya dengan sangat baik,” kata Joao Felix.

Saat membela Benfica selama hanya satu musim, Joao Felix mampu mencetak 20 gol dari 43 penampilan.

Main photo: @atletienglish

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here