Setelah berhasil menjaga keperawanannya selama tiga pekan, kehormatan Liverpool akhirnya bobol juga juga. Bukan karena nafsu bejat pria-pria hidung belang yang menjadi lawan mainnya, tapi keperawanan hilang akibat ulah sendiri.

Seorang pria bernama Alisson Becker, 25 tahun, asal Novo Hamburgo, menjadi tersangka atas hilangnya keperawanan Liverpool. Meski cuma dilakukan sekali dan hanya dilakukan seorang pria berbaju biru, namun gara-gara Alisson keperawanan mereka jebol. Padahal, mereka sudah cukup bagus menahan nafsu bejat lawan-lawannya selama tiga laga.

Hal itu terjadi saat bertamu ke markas Leicester City dalam lanjutan Liga Primer. Tim berkostum merah dengan logo bangau di dadanya itu sudah unggul dua gol duluan lewat Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Umpan silang pendek Andrew Robertson berhasil diselesaikan Sadio Mane lewat cocoran bebeknya. Firmino menambah keunggulan menjelang akhir babak pertama memanfaatkan sundulan tengok kirinya.

Liverpool resmi melepaskan keperawanannya bukan karena kesengajaan atau suka sama suka. Melainkan akibat kekhilafan yang dilakukan pria bernama Alisson itu tadi.

Jadi ceritanya, pemuda milenial itu ingin mencoba lagi trik menggocek striker yang sempat viral beberapa saat. Ketika itu, Alisson berhasil menggocek striker Brighton pekan lalu dengan mencungkil bola. Memang cukup anti-mainstream si Alisson, bukan dia yang digocek, tapi justru striker yang digocek.

https://twitter.com/Tkovuru/status/1033421661519794176

Sayangnya, trik itu tak berhasil saat mau diulang lagi pekan berikutnya, yakni saat lawan Leicester. Memang kalau trik terlalu sering dikeluarkan, lama-lama bisa bosan dan mudah ketebak. Seperti plot sinetron saja, pasti ada ibu tiri yang ingin merebut harta warisan.

Kali ini Alisson gagal mengulangi keberhasilan triknya. Kalau dia pesulap, bisa-bisa sudah mati atau minimal makan korban stuntman-nya.

Ceritanya, si pelaku mendapat umpan backpass dari Virgil van Dijk yang tampak tak tepat sasaran. Van Dijk memang sadis juga, kasih umpan backpass yang sulit dikuasai Alisson. Bola malah rada melebar dan hendak keluar lapangan.

Rupanya, bola dikejar oleh Alisson dan untungnya bisa digapai. Ketika itu, ada Kelechi Iheanacho yang mencoba mengganggunya tanpa berteriak “Hayo lho.. hayo lho!

Alisson mencoba tenang sambil menggocek Iheanacho. Sayangnya, dia malah ribet sendiri, berputar-putar tidak terarah. Akibatnya, bola dicuri Iheanacho yang langsung diumpan kepada Rachid Ghezzal untuk ditembak ke gawang yang sudah kosong.

Enak banget keperawanan Liverpool dibobol model begitu. Enggak perlu usaha keras, belum mengeras amat tapi sudah masuk dan bikin lemas.

https://twitter.com/srmagalha/status/1035943855630233600

Alisson lalu meminta maaf atas ulahnya tersebut yang bikin Liverpool gagal cleansheet lagi. Kiper berwajah ganteng berewok manja itu bahkan merasa marah dan siap menerima ganjarannya.

“Saya sangat marah dan kecewa bahwa saya lah yang berbuat kesalahan itu sehingga membuat tim dalam situasi sulit,” ucap Alisson.

Entah bagaimana fans Liverpool setelah ini. Mereka seperti de javu. Seperti ada kembaran Loris Karius di sana dan mengingat kembali apa yang sudah dilakukan Karius terhadap fans Liverpool akhir Mei lalu.

Atau jangan-jangan, Karius tak sebenarnya pergi. Dia justru pakai topeng ala-ala penjahat di film-film Hollywood untuk menyamar jadi Alisson.

Namun, sepertinya masih ada kesempatan lagi buat Alisson. Kalau dia melakukan blunder konyol hingga 10 kali. Sudah pasti Juergen Klopp bakal menjadikannya penghangat bangku cadangan.

Untung saja, perbuatan pria bejat bernama Alisson tersebut tak sampai diadukan ke polisi. Masalah selesai secara kekeluargaan.

Main photo: @el_mansfield

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here