Champions League musim 2017/2018 menyisakan sebuah momen yang cukup bersejarah bagi Cristiano Ronaldo. Sebuah gol cantik diciptakan Ronaldo dengan tendangan sepeda alias bicycle kick ke gawang Gianluigi Buffon.

Kalau tendangan salto seperti itu mungkin biasa saja sebenarnya. Sering terjadi di dunia sepak bola. Apalagi di dunia sepak takraw yang kerjanya salto melulu.

Tapi tendangan salto Ronaldo diciptakan dari situasi yang sebenarnya cukup sulit. Selain dikelilingi bek Juventus yang terkenal kokoh macam tembok rumah orang kaya, posisi juga cukup jauh dari gawang. Bola yang disalto oleh Ronaldo juga berada di posisi yang sangat tinggi.

Terlepas dari cantiknya gol tersebut meski tidak secantik Pevita Pearce, satu hal yang membuat gol tersebut jadi lebih spesial adalah dilesakan ke gawang penjaga gawang legendaris, Gianluigi Buffon. Pertandingan perempat final Liga Champions pula melawan Juventus di Allianz Stadium.

Saat itu Ronaldo memang masih memperkuat Real Madrid yang sedang jaya-jayanya. Musim itu pula Madrid mencetak hattrick dalam memenangkan Champions bersama sang pelatih berambut minimalis, Zinedine Zidane.

Baru-baru ini, Buffon mengungkapkan momen tersebut dari perspektif dirinya. Menurut kiper yang sudah main dari zaman Orba itu, ia cukup kaget atas apa yang dilakukan Ronaldo.

https://twitter.com/TheF2/status/1034405406309793792?s=20

Buffon kemudian menjelaskan obrolan singkat mereka setelah gol terebut. Saat itu Buffon mengaku menanyakan berapa usia Ronaldo.

“Biasanya Anda akan merasa frustasi pada 25 detik setelah gawang kebobolan. Saya berpikir, apa yang telah diperbuatnya kepada saya di mana itu benar-benar gol spesial,” ujar Buffon dikutip dari Liputan6.

“Lalu saya tanya kepadanya, ‘Ronaldo berapa umurmu sekarang?’ Lalu dia menjawabnya: ‘Tidak buruk untuk pemain berusia 33 tahun kan?’ Kami pun tertawa bersama setelah itu.”

Usai bikin gol itu, Ronaldo juga mendapat apresiasi dari publik Allianz Stadium berupa tepuk tangan. Gol tersebut juga kemudian terpilih sebagai Gol Terbaik UEFA 2017/2018.

Buffon yang sempat pindah ke Paris Saint-Germain, saat ini berada satu klub dengan Juventus setelah ia memutuskan untuk pulang kampung.

“Di penghujung karierku, saya akhirnya diberi kesempatan bisa bermain bersama Cristiano Ronaldo dan itu menjadi bonus tambahan. Sulit rasanya menjadi pemain terbaik kalau kalian tidak bermain yang terbaik di dunia ini dan saya akan menempatkannya sebagai salah seorang juara terbaik yang pernah bermain bersama saya,” beber Buffon menambahkan.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here