Perburuan gelar Serie A nampak makin sengit usai tim “Elang Ibukota”, Lazio, berhasil memberikan sliding tackle keras kepada Inter Milan pada laga lanjutan Serie A. Bermain di Stadion Olimpico, Lazio menang dengan skor tipis 2-1 atas tim tamu.

Sebelumnya perburuan gelar memang lebih tertuju pada Juventus dan penantang tergigih Inter Milan. Sementara itu laju Lazio sejatinya kurang banyak perhatian. Padahal mereka tidak terkalahkan di Serie A sejak bulan September lalu alias melewati 19 pertandingan.

Diam-diam, “Elang Ibukota” terus mengintai di bawah Inter dan Juventus. Lebih bagus diam-diam begitu memang daripada diam-diam taunya buang air besar di celana alias cep*rit.

Pada pakan lalu, Inter berhasil kembali menguasai jalur puncak memanfaatkan kekalahan Juventus di pertandingan lain. Tapi pekan ini hanya dengan satu kali tekel dari Lazio, Inter langsung mental ke peringkat ketiga.

Memang jadi lebih sengit kini trek-trekan di jalur puncak Serie A. Juventus memimpin dengan 57 poin, diikuti Lazio (56), serta Inter (55).

Belum tertebak siapa yang kira-kira bakal menjadi pemuncak klasemen di akhir musim. Kalau begini sampai akhir musim, sepertinya Cagliari bisa jadi juara. I

https://twitter.com/Sporf/status/1229158714659176451?s=20

Pada laga itu Inter unggul terlebih dahulu lewat Ashley Young yang sebenarnya tak lagi young, di akhir babak pertama. Memanfaatkan bola liar di kotak penalti, tendangan Young membuat babak pertama berakhir 1-0 untuk Inter.

Namun baru lima menit babak kedua berjalan, Lazio menyamakan kedudukan lewat Ciro Immobile si jagonya penalti. Kalau jagonya ayam beda lagi. Apalagi kalau ayam kampus. Immobile mencetak gol ke-11 di Serie A dari titik putih dan membuat skor imbang 1-1.

Sergei Milinkovic-Savic menjadi penentu kemenangan Lazio usai memanfaatkan kemelut di depan gawang. BIsa sekali dia melihat kesempatan macam copet kalau sedang ada keramaian. Hingga laga usai skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Lazio.

“Saya menilai kami telah tampil cukup baik, ini hasil yang tidak saya sukai dengan cara kami kebobolan dua gol. Kami menghadiahkan itu ke Lazio,” ujar Conte dikutip dari Detik.

Sementara menghentikan pergerakan Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez disebut Simone Inzaghi jadi kunci kemenangan timnya. “Lukaku dan Lautaro telah menyebabkan masalah banyak tim. Kami mempersiapkan banyak opsi untuk menjaga mereka,” ujar Inzaghi.

https://twitter.com/SerieAFFC/status/1229168382685126658?s=20

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here