Setelah hampir satu tahun lamanya resmi berpisah dengan cyborg super ultra saiya, Cristiano Ronaldo, Real Madrid kembali diingatkan dengan memori masa lalu. Sebuah selebrasi CR7 kembali tercipta pada laga lanjutan Champions League di Santiago Bernabeu.

Kehilangan sosok Cristiano Ronaldo, tak bisa dipungkiri langsung membuat kondisi Real Madrid jadi compang-camping macam penampilan Wiranto saat sedang menyamar jadi kernet bus.

Semusim berlalu, Madrid seharusnya sudah bisa move on dari Ronaldo. Mereka pun terlihat coba untuk melakukannya. Calon-calon cyborg didatangkan pada bursa transfer yang lalu. Dalam beberapa laga terakhir, performa “Raja Champions” ini juga terlihat mulai membaik. Tiga laga mereka lalui tanpa kebobolan.

Sayang pada kompetisi Champions yang mereka rajai, Madrid jutru kembali tampak culun. Setelah digunduli Paris Saint-Germain pada laga sebelumnya, kini Madrid kembali gagal meraih kemenangan di depan publik sendiri.

Sudah gagal menang, Madrid ini dijebak dengan kenangan masa lalu saat ditahan imbang Club Brugge dengan skor 2-2. Mungkin setelah laga melawan perwakilan asal Belgia itu, Madrid langsung pulang, tidur, selimutan, lalu nangis sambil mendengarkan lagu Terjebak Nostalgia dari Raisa.

Bagaimana tidak, seleberasi mantan cyborg mereka kembali terulang di Santiago Bernabeu pada laga itu. Sayang selebrasi bukan dilakukan oleh CR7, melainkan lewat sebuah selebrasi yang tentu sedikit ngenye bagi fans Madrid, karena dilakukan pemain Club Brugge.

Pada laga itu Emmanuel Dennis berhasil membuat Club Brugge unggul terlebih dahulu di menit kesembilan. 

Gol tersebut bisa dibilang dilakukan dengan cara menipu kiper lawan dan juga sekaligus menipu diri sendiri. Mendapat bola operan dari samping, Dennis yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Thibaut Courtois tampak ribet sendiri saat mengontrol bola.

Kontrol dengan kaki kanan, bola tidak sengaja kena kaki kiri. Courtois pasti bingung. Begitu juga dengan Dennis. Beruntung bola yang arahnya cukup random, berhasil masuk ke gawang.  

https://twitter.com/FootyHumour/status/1179092111980945411

Wasit sempat meninjau gol tersebut melalui VAR yang pada akhirnya disahkan sebagai gol.

Dennis kembali mencetak gol kedua untuk tim tamu kembali sedikit kocak setelah dirinya terlihat sedikit kepaduk sebelum melepaskan tendangan ke gawang Madrid. Setelah gol ini, Dennis membuat seluruh fans Madrid sepertinya terjebak masa lalu karena dirinya melakukan selebrasi ala Cristiano Ronaldo.

Sundulan Sergio Ramos dan Casemiro sempat membuat skor menjadi 2-2 di babak kedua. Namun sayang hingga peluit panjang, tidak ada gol tambahan untuk kedua tim.

“Ketika mereka mencetak gol pertama, mereka mendapatkan dorongan dan kami malah lebih buruk lagi. Lalu mereka mencetak gol kedua. Tapi saya bersikeras bahwa saya senang dengan babak kedua, ini hasil yang buruk tapi reaksi yang bagus dari tim,” komentar Zinedine Zidane terkait laga seperti dikutip dari Detik.

Madrid tercecer di dasar klasemen Grup A dengan baru mengumpulkan satu poin dari dua laga.

Main photo: @championsleague

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here