Arsenal akhirnya sukses mencetak gol di Liga Primer setelah tiga pertandingan. Bukan cuma bikin gol saja, tapi mereka bisa mencetak kemenangan.

Pada partai legendaris melawan Norwich City, “The Gunners” menang tipis dengan skor 1-0. Mengapa legendaris? Soalnya keduanya dilihat sebagai duel tim gurem karena berada di dasar klasemen Liga Primer. Bukan duel medioker lagi, tapi sudah papan bawah. Jadi siapapun yang menang, bisa merebut peringkat di atasnya.

Ternyata, Arsenal yang berada paling buncit di Liga Primer lantaran belum memperoleh poin satupun, mampu meraih poin pertamanya di laga legendaris ini. Skor 1-0 saja sudah cukup, meski usahanya sudah sekuat tenaga.

Bagaimana tidak habis-habisan, entah sudah berapa tembakan dibuat Arsenal di laga ini. Mungkin ada puluhan kali usaha percobaan dan yang tercipta hanya satu gol. Tapi itu saja perlu disyukuri, masih untung ada yang masuk.

Satu-satunya gol juga cukup ribet dan sudah habis-habisan. Perlu 3x percobaan dalam satu waktu bagi Arsenal untuk membobol gawang Norwich.

Nicolas Pepe berupaya dua kali tetapi kena tiang dua-duanya. Tendangan pertama ditepis ujung jari kiper Tim Krul. Bola liar coba disambar lagi oleh Pepe tapi kena tiang lagi. Bola pun memantul mengarah ke Pierre Emerick Aubameyang. Di sanalah gol tercipta karena Auba tinggal tiup saja itu bola untuk menjebol gawang Norwich.

Gol tersebut disambut gegap gempita publik Arsenal yang masih ingat caranya berselebrasi. Dikirain sudah lupa. Mereka menyambutnya dengan histeris semringah.

Hanya gol itu saja yang tercipta di laga tersebut. Meski cuma satu gol, tapi yang penting tiga poin. Lumayan sekarang naik ke posisi 16.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here