Karim Benzema tampil begitu tajam di lini depan Real Madrid musim ini. Performa tersebut membuat Zinedine Zidane mencoba untuk mem-passing Benzema kepada Didier Deschamps yang melatih timnas Prancis.

Seperti diketahui Benzema sudah hampir empat tahun tidak pernah mendapat panggilan dari timnas Prancis.

Terakhir kali Benzema bermain untuk timnas pada tahun 2015 yang lalu. Sudah lama sekali memang. Hampir sama lamanya dengan jangka waktu menempuh pendidikan sarjana.

Laga terakhir yang dimainkan Benzema terjadi saat Prancis bertemu Armenia di laga persahabatan. Benzema yang mencetak dua gol serta satu assist akhirnya ditarik karena mengalami cedera.

Petaka datang setelah ia terlibat kasus pemerasan video asusila dengan Mathieu Valbuena. Entah format videonya sudah .mp4 atau masih .3gp.

Deschamps yang melatih timnas Prancis sejak tahun 2012 tidak pernah lagi memanggil Benzema ke timnas. Skandal yang melibatkan Benzema memang menjadi perhatian nasional hingga Perdana Menteri Prancis saat itu yang bernama Manuel Valls juga angkat suara.

Pada musim ini Benzema sendiri tampil sangat oke meski tanpa oce di lini depan Madrid. Dari 15 laga yang dijalani, Benzema telah membuat 11 gol dan lima assist.

Melihat anak asuhnya yang juga berasal dari negaranya yang tercinta, Zidane mencoba mem-passing Benzema kepada Deschamps. Menurut Zidane, Benzema seharusnya mendapat tempat di timnas Prancis.

“Dia selalu ingin bermain untuk timnas Prancis. Sejujurnya, saya tidak tahu persis apa yang sedang terjadi,” ucap Zidane dikutip dari Detik.

“Tapi dari sudut pandang sepakbola, dia yang terbaik. Saya kira dia seharusnya dapat tempat di timnas Prancis. Ini di luar peran saya, tapi dia seharusnya dipanggil.”

Lini depan Prancis memang sepertinya membutuhkan amunisi baru seiring Olivier Giroud yang jarang bermain di Chelsea. Apalagi Antoine Griezmann yang rambutnya makin mirip dengan Indomie belum direbus juga terlihat makin lembek setelah bergabung dengan Barcelona.

Tapi operan dari Zidane tersebut nampaknya diabaikan oleh Deschamps. Padahal keduanya dulu merupakan kompatriot di timnas Prancis ketika menjuarai Piala Dunia tahun 1998 dimana saat itu lagu P-Project yang judulnya Lagunya Lagu Bola sedang ngetop-ngetopnya di Indonesia.

“Saya tidak masalah dia bilang begitu. Dia adalah pelatih Real Madrid, jadi tugasnya bicara seperti itu,” kata Deschamps memberi jawaban yang cukup ngambang macam tisu kecebur di WC.

https://twitter.com/ESPNFC/status/1193264527078576128?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here