Real Madrid kembali menelan kekalahan entah sudah keberapa kalinya. Menjamu tim berlambang kampret tapi bukan Valencia, yakni Levante, Madrid keok 1-2.

Catatan ini melengkapi catatan buruk “Los Blancos” dalam lima laga terakhirnya. Madrid cuma bisa meraih satu kemenangan saja yakni waktu lawan Alaves. Iya satu. Satu.

Tiga laga lainnya kalah dari Athletic Bilbao, Alcoyano, dan Levante ini. Kemudian satu laga seri diraih lawan Osasuna. Jelas saja ini membuat posisi mereka semakin jauh dari Atletico Madrid.

Kekalahan tampak sudah diprediksi dari awal-awal laga saat Eder Militao mendapat kartu merah. Ada-ada saja lagian, masih pagi sudah minta kartu merah. Kalau mau kartu merah itu mbok ya di menit 70-an gitu.

Mungkin Eder sudah gatal. Ingin segera membawa pulang itu kartu buat kenang-kenangan. Benar saja, kekalahan ini bakal terkenang olehnya.

Lucunya, Madrid malah mencetak gol lebih dulu tiga menit setelah Eder keluar lewat serangan balik Marco Asensio. Tahu begitu, mending Madrid kartu merah dua kali sekalian biar bisa cetak dua gol.

https://twitter.com/brfootball/status/1355563366132015106

Soalnya, setelah ini Madrid dibobol dua gol. Mereka tampak kesulitan bermain dengan jumlah timpang. Namun itu bukan alasan, karena kekalahan mereka disebabkan oleh kalah dalam jumlah gol yang dicetak.

Jose Luis Morales mencetak gol cukup spektakuler saat menerima umpan dari Jorge Miramon yang bukan saudaranya Doraemon.

Kiper Thibaut Courtois padahal sudah main cakep banget di laga ini. Dia berjibaku berulang kali. Sampai mematahkan tendangan penalti segala. Selain besar di hidung, tangannya juga tampak panjang.

Sayangnya, digempur terus-terus bikin mereka bobol juga di babak kedua. Roger yang namanya sering dipanggil di Walkie Talkie membobol gawang Courtouis pada menit ke-78.

Asisten Pelatih David Bettoni mengaku mereka salah strategi ketika bermain dengan 10 orang. Dia sebenarnya sudah sangat ingin memasukkan bek tengah. Namun, Zidane memberinya instruksi lewat telepon agar dia tidak melakukan taktik itu. Akibatnya, Madrid mengalami kekalahan.

“Ide pertama saya adalah memasukkan bek tengah. Namun, dengan kepala dingin, pelatih (Zidane) memberi tahu saya agar memasukkan gelandang dan menarik Casemiro ke pertahanan,” kata David Bettoni dikutip Mundo Deportivo, Minggu (31/1/2021).

SHARE
Previous articleHabis Disikat Inter, Juve langsung Pinter
Next articleInter Menang Tanpa Bantuan Penalti, Tapi dengan Bantuan Ini
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here