Brasil memang dikenal dengan pemain-pemain lincah yang skill-nya pada jago-jago. Bukan hanya sekadar menendang bola, tapi juga dalam teknik menggocek yang tak ada jurusannya di fakultas teknik.

Salah satu pemain kekinian yang hobi bermain lincah adalah Neymar. Cowok dengan kegantengan biasa saja itu dipekerjakan oleh Barcelona memang untuk berdansa di lapangan. Salah satu kebolehannya saat mengalahkan Villarreal akhir pekan lalu, dan juga banyak pertandingan lainnya.

Lewat kakinya yang kecil dan imut namun bermutu, dia mampu melewati pemain belakang dengan begitu ringan kayak cemilan Chiki atau Chitato. Itulah kenapa, pelatih Barcelona, Luis Enrique, menyebut Neymar seperti penari balet.

Entah apa maksudnya disebut sebagai penari balet. Apakah karena kakinya Neymar rada kemayu, lembut, menjurus tulang lunak atau seperti apa. Kemungkinan besar karena menjurus ke kelenturan kakinya meski tak selentur karet gelang di bungkusan gado-gado.

“Neymar punya interpretasi sepak bola yang berbeda dari siapa pun. Bahkan, dia sedikit berbeda dengan pemain asal negaranya sendiri,” ucap Enrique dikutup dari Sports Mole.

Lebih lanjut, Enrique menambahkan, “Ketika menggiring bola, dia sangat cepat bahkan kita tidak sempat melihatnya. Sangat menyenangkan menonton aksinya sehingga membuat dia jadi seperti penari balet.”

Yang pasti, dalam laga itu tarian dan kelenturan Neymar sangat enak dinikmati. Salah satunya saat gol keempat Barca oleh Luis Suarez.

Neymar sukses mencungkil bola melewati salah seorang pemain Villarreal yang bisa bikin mati karier. Kemudian diteruskan ke Suarez yang langsung ditendangnya ke gawang.

Sayang, bola tendangan Suarez mengenai tangan seseorang bernama Jaume Costa. Penalti langsung diberikan buat Barcelona.

Terkadang saking lenturnya juga berdampak negatif. Kadang Neymar gampang banget terjatuh alias diving. Disenggol dikit langsung jatuh, padahal tidak ada yang menyenggol. Kulit pisang pun tak ada. Begitulah Neymar.

Biar dikata penari balet, nyatanya Neymar sangat berkontribusi buat tempat kerjanya itu. Dia sudah mencetak 10 gol dari 28 penampilan. Bahkan berusia 25 tahun itu disebut sebagai pemain paling kreatif di Camp Nou.

Musim ini, dia menciptakan 84 peluang bagi rekan setimnya. Sembilan di antaranya menjadi gol atau bahasa kerennya assist.

Main photo credit: Goal

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here