Emre Can mengindikasikan dirinya akan mempertimbangkan masa depannya bersama Juventus. Mantan pemain Liverpool ini memang tidak mendapat tempat di skuat inti Juventus selama jalannya musim ini.

Sepanjang musim ini Can baru empat kali saja bermain untuk Juventus di semua kompetisi sejak ditangani si pelatih doyan sebat, Maurizio Sarri.  

Bahkan pada suatu momen, emosi Can sempat meluap ketika dirinya ternyata tidak masuk dalam skuat Liga Champions Juventus.

Can yang pada bursa transfer sebelumnya disebut ingin merapat ke Paris Saint-Germain, berhasil diyakinkan Juventus untuk bertahan. Dikabarkan bahwa ia dijanjikan satu tempat di Liga Champions.

Pada akhirnya Can ternyata kena prank oleh Juventus. Ia tidak masuk dalam skuat pilihan Maurizio Sarri dalam usaha merebut trofi si kuping panjang.

Belakangan Can diyakini makin frustasi karena tak kunjung mendapat tempat di skuat utama. Padahal ia butuh bermain reguler demi mengamankan tempat di skuat Jerman untuk gelaran EURO 2020.

Kontrak pesepakbola berdarah Turki itu masih berlangsung sampai 2022. Can mengindikasikan bahwa dirinya bisa saja pindah, namun tergantung situasi nantinya.

Sebelum melakukan sesuatu memang ada baiknya dipikirkan baik-baik segala konsekuensi dan hal lainnya. Pokoknya pakai saja prinsip sikon dan tol panjang. Jangan sampai digabung singkatan tersebut. Kepanjangannya adalah situasi, kondisi, toleransi, pandangan, serta jangkauan.

Kalau terus-terusan jadi camat alias cadangan mati, memang ada baiknya pindah saja. Mumpung Can masih berada pada umur yang cukup muda. Tapi kalau ada indikasi bakal naik dari camat jadi walikota atau bupati, lebih baik bertahan saja.

“Saya masih seorang pemain Juventus,” ujar Can dikutip dari Detik. “Sudah jelas saya tidak puas dengan situasi saya, tapi saya tetap memberikan 100 persen di setiap sesi latihan.”

“Saya sedang berusaha mengubah situasiku, tidak ada pemain yang senang saat mereka tidak bermain,” sambung mantan pemain Bayern Munich dan Liverpool ini.

Can lalu berpikir untuk siap mengucapkan kata ‘Skak mat’ kepada Juventus. Supaya tidak lagi jadi cadangat mati.

“Itulah situasi saya di Turin sekarang, dan saya akan harus memikirkan tentang apa yang paling masuk akan bagi saya di musim dingin. Saya jelas masih bisa membayangkan bertahan di Turin, tapi situasinya harus berubah.”

Main photo: @livecholfc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here