Makin gawat saja kelakukan ulah suporter, yang kemungkinan besar adalah fans Manchester United ini. Rumah CEO MU, Ed Woordward, dikabarkan diserang sejumlah fans dengan lemparan flare.

Memang belum dipastikan siapa yang melakukan serangan tersebut. Tapi kalau dipikir, tidak mungkin fans Crystal Palace atau Porsmouth yang tidak ada hubungannya. Kurang kerjaan sekali kalau ternyata mereka yang menyerang.

Datang beramai-ramai, kirain mau silaturahmi. Taunya rumah orang dilempari flare. Kalau dilempari motor N-Max bakal senang si Ed Woodward.  

Sekitar 20-30 orang yang memakai penutup wajah mendatangi rumah Woodward yang berada di Cheshire.

Mereka melemparkan flare melewati pagar rumah Woodward. Satu video yang diunggah di media sosial diberi keterangan ‘Ed Woodward akan mati’.

Sudah klubnya sedang kocak, kelakukan oknum suporter MU ini cukup kocak juga. Masih kolot sekali cara-cara seperti itu.

Kelakukan mereka jelas sangat membahayakan, tak hanya Ed Woodward dan keluarga, tapi lingkungan sekitar.

https://twitter.com/ShameIessFC/status/1222297288187568128?s=20

Lebih baik melakukan hal-hal positif lain yang membuat klub mereka yang belakangan lebih disorot karena kekocakannya, dipandang lebih baik.

Acara-acara bakti sosial atau sahur on the road akan lebih berguna dibanding serangan seperti itu. Nama MU sendiri juga bakal lebih bagus nantinya di mata orang-orang.

“Wah ini performanya bapuk, tapi fans-nya kerena ya,” begitu nanti komentar orang lain kalau fans mereka melakukan hal yang lebih berguna.

Meski demikian, Woodward dan keluarganya diketahui sedang tidak berada di rumah saat serangan terjadi. Pihak klub sendiri mengecam penyerangan tersebut. Mereka berjanji akan mengusut insiden ini bersama kepolisian dan menghukum mereka yang terlibat.

“Manchester United Football Club malam ini dikabari insiden di luar rumah salah satu pegawai kami,” demikian bunyi pernyataan MU seperti dilansir Detik.

“Kami tahu kalau dunia sepakbola akan bersatu di belakang kami sementara kami bekerja dengan Kepolisian Manchester untuk mengindentifikasi pelaku dari serangan yang tak bisa dibenarkan ini.”

“Siapapun yang bersalah atas tindak kriminal, atau diketahui menerobos properti ini, akan dicekal seumur hidup oleh klub dan mungkin menghadapi tuntutan.”
“Fans mengekspresikan opininya itu satu hal, kerusakan kriminal dan niat untuk membahayakan hidup orang lain itu hal yang berbeda. Tidak ada alasan untuk ini.”

https://twitter.com/Football__Tweet/status/1222293558209630208?s=20

Main photo: @football__tweet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here