Pertandingan seru kembali terjadi di Piala Dunia 2018 ketika Uruguay bertemu dengan Mesir. Pada lanjutan pertandingan grup A tersebut, Mesir tanpa martabak harus mengakui keunggulan Uruguay dengan pertandingan dramatis. “The Pharaohs” takluk 0-1 melalui gol di menit akhir.

Kredit khusus perlu diberikan untuk kiper Mesir, Mohamed El Shenawy. Sepanjang pertandingan El Shenawy tampil begitu impresif. Ia membuat lini serang Uruguay frustasi dan hampir saja lemas terkulai. Berbagai serangan yang dilakukan sesuka hati meski tidak lompat kesana kemari mencari kitab suci, berhasil dimentahkan olehnya yang hanya memiliki dua tangan saja.

Edinson Cavani saja sampai geleng-geleng kepala tanda tidak percaya dan frustrasinya. Mau minum obat pusing Panadol tapi kayaknya enggak bisa.

Hingga pada akhirnya El Shenawy harus benar-benar kebobolan satu menit jelang laga usai. Meski kalah, namun predikat man of the match akhirnya jatuh di tangan El Shenawy. Semoga tidak ditepis juga itu gelar olehnya.

Kekalahan tersebut juga tidak terlepas dari tidak bermainnya bintang mereka Mohamed Salah. Pertandingan yang digelar di hari ulang tahunnya Salah tersebut tidak bisa menjadi kado yang indah di hari Lebaran. Entah apakah Salah tetap dapat kotak Khong Guan yang isinya rengginang atau tidak.

Padahal sebelumnya pelatih Hector Cuper sudah mengatakan bahwa Salah telah pulih 100 persen. Nyatanya, tidak semenit pun Salah dimainkan di dalam lapangan. Kalau di pinggir lapangan mungkin dia main suit sama temannya sambil menunggu kiriman opor ayam dari tetangga.

Bisa saja bohongnya si Cuper ini. Mungkin untuk menakut-nakuti lawan saja. Salah pun masuk dalam daftar penghuni bangku cadangan. Tidak dapat apa-apa tentunya. Beda dengan acara penghuni terakhir yang dulu tayang di ANTV. Kalau sudah selesai, bisa dapat rumah.

Akibat tidak dimainkannya Salah, penonton satu dunia jadi kecewa yang menunggunya untuk dimainkan.

https://twitter.com/Squawka/status/1007626313899958278

Pada sisi lain, kemenangan ini juga jadi spesial meski bukan nasi goreng bagi Uruguay. Pasalnya ini adalah kali pertama mereka meraih kemenangan lagi di pertandingan pertama mereka di Piala Dunia sejak 1970. Waktu dimana mantan presiden kita SBY sedang menikmati masa mudanya. Entah sudah ketemu Ibu Ani atau belum.

Pada edisi Piala Dunia yang digelar di Mexico itu, Uruguay berhasil memang 2-0 melawan timnas Israel. Setelah itu, Uruguay selalu gagal memetik tiga poin dalam enam edisi Piala Dunia yang mereka ikuti selanjutnya.

Hal yang tidak jauh berbeda juga dirasakan Mesir. Kekalahan ini membuat Mesir belum sekalipun pernah meraih kemenangan di ajang empat tahunan ini. Sepanjang rekor mereka di ajang sepak bola terbesar dunia ini, Mesir meraih dua kali hasil imbang dan menelan tiga kali kekalahan.

Pada pertandingan yang digelar di Ekaterinburg Arena itu, meski bermain tanpa Salah, Mesir bukan tanpa perlawanan. Mereka menunjukan determinasi tinggi dan menyulitkan Uruguay melalui beberapa serangan balik. Pertahanan mereka pun sangat solid macam beton jalan layang.

Namun serangan yang Mesir bangun harus berulang kali dipatahkan oleh Diego Godin dan Jose Maria Gimenez yang bermain sangat agresif. Mungkin hal ini yang juga menjadi pertimbangan Cuper untuk tidak memainkan Salah. Takut Salah cedera lagi sepertinya.

https://twitter.com/Real_Casuals_66/status/1007623176782835712

https://twitter.com/8Fact_Footballl/status/1007625757160497152

Uruguay yang kesulitan menembus pertahanan Mesir, baru tampil all-out setelah pergantian ketiga Mesir. Mereka sepertinya menyadari bahwa Mesir tidak akan memainkan Salah. Akhirnya tekanan yang dilakukan Uruguay berbuah hasil.

Pada menit ke-89 Gimenez mencetak gol untuk mengunci kemenangan 1-0 Uruguay. Melalui set piece, Gimenez berhasil unggul bola udara atas pemain Mesir dan keunggulan bertahan hingga akhir. Tiga poin ini membuat Uruguay berada di peringkat kedua grup A dengan nilai tiga.

Kemenangan ini diakui Oscar Tabarez adalah keberuntungan karena tidak adanya Salah. “Pengalaman hari ini akan membantu kami tumbuh, tapi kami tidak bisa lebih dari itu. Jika Mo Salah berada di lapangan, saya yakin Mesir akan diuntungkan,” kata Tabarez dikutip dari Detik.

Sementara Hector Cuper menolak menyalahkan kondisi para pemain yang dikatakan kurang fit setelah berpuasa di bulan Ramadhan. “Ramadan ya Ramadan dan itu adalah topik yang sensitif. Selama persiapan, kami mencoba semua yang kami butuhkan. Saya secara pribadi menilai para pemain Mesir terbiasa akan hal itu, jadi itu bukan alasan, katakanlah, untuk pertandingan hari ini,” kata Cuper.

Main photo: nytimes.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here