AC Milan nyaris saja mengalami kekalahan perdana di Seri A musim ini. Setelah tertinggal 0-2 dari Parma, tim asuhan pelatih yang jarang keramas, Stefano Pioli, itu bisa menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir.

Hernani sukses membawa Parma unggul usai mendapat umpan dari Gervinho yang meliuk-liuk bagai motor menghindari razia. Hernani dengan enak membobol gawang Gigi Donnarumma yang cuma diam saja. Kalau mau diam mending di rumah saja.

Tak lama kemudian, Samu Castillejo mampu menyamakan kedudukan. Namun terjebak dalam perangkap VAR. Kaki Castillejo rada kepanjangan sedikit sehingga melewati garis offside.

Milan berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Namun yang ada malah mentok tiang terus-terusan. Milan ini lupa, gol baru bisa dinyatakan terhitung skor kalau bola masuk ke dalam gawang secara utuh. Bukan dikenakan ke tiang sampai empat kali.

Apalagi yang namanya Hakan Calhanoglu. Sampai tiga kali dia menendang bola ke tiang gawang. Entah maksudnya mau pamer atau gimana. Kok ya bandel sekali sudah kena tiang sekali masih dilakukan lagi.

https://twitter.com/acmilan/status/1338256861510963201

Di babak kedua, Parma justru yang berhasil mencetak gol. Sebuah tandukan Jasmin Kurtic bersarang di gawang Donnarumma. Donna kali ini sudah berusaha, tapi masih kurang daya.

Untung saja Milan punya pemain bernama Theo Hernandez. Dia menyamakan kedudukan pada menit ke-58 lewat tandukan kepala atasnya, bukan kepala bagian bawah.

Setelah bertubi-tubi Milan menyerang, hasilnya akhirnya datang pada menit-menit Injury Time. Bola muntah tepisan Luigi Sepe berhasil ditendang lagi oleh Theo dan meluncur masuk ke gawang.

Milanisti ibarat orgasme sampai ke ubun-ubun. Setidaknya Milan masih belum diperbolehkan kalah musim ini.

“Parma bermain dengan sangat baik, terutama dalam serangan balik sementara kami tidak. Akan tetapi, kami adalah tim yang bermain dengan hati dan tekad kuat,” puji Pioli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here