Gelandang Arsenal yang namanya mirip jenis batu-batuan, Granit Xhaka, mengungkapkan alasan lembeknya penampilan mereka melawan Watford di babak kedua. Alhasil, skor jadi imbang 2-2 padahal sudah unggul duluan 2-0.

Penampilan Arsenal di babak kedua layaknya timnas Indonesia lawan Thailand dan Malaysia kemarin. Kusut macam kabel listrik di gang-gang.

Malah mereka berbuat hal-hal bodoh yang akhirnya bikin gawangnya sendiri kebobolan. Mungkin gara-gara aturan baru diterapkan, jadinya Sokratis yang nama belakangnya panjang itu masih kagok. Akhirnya Arsenal jadi kebobolan.

The Gunners” lalu kebobolan lagi setelah pemain berambut kribo yang bisa ditebak sendiri namanya, melakukan pelanggaran di kotak penalti yang berbuntut skor jadi imbang.

Xhaka lalu mengungkapkan kalau dia dan rekan-rekannya itu seperti ketakutan di babak kedua. Entah lah, ada hantu apa di lapangan stadion saat itu. Apakah kuntilanak, pocong, genderuwo, hantu “aing macan”, atau hantu-hantu teman gaibnya Risa Saraswati di akun Jurnalrisa.

Ataukah, pemain Arsenal ini pada takut dengan badan pemain Watford yang gede-gede? Semacam anak SD takut melihat anak SMP. Takut dipalak, diminta duit ceban, paling parah kepalak jam tangan.

Ternyata, Xhaka menilai kalau rekan-rekannya itu seperti takut pegang bola. Aneh juga ini pemain Arsenal, masak sama bola saja takut. Gimana sama istri nanti.

“Semua pemain seperti tidak ada yang mau menyentuh bola. Kami tak menunjukkan identitas Arsenal di babak kedua. Pada akhirnya, kami harus puas hanya membawa pulang satu poin,” ujar Xhaka.

“Semua tim di Premier League adalah tim yang kuat. Secara fisik dan mental. Karena itu, Arsenal tidak boleh lengah sedikit pun,” ungkap Xhaka.

Entah apa yang terjadi setelah ini. Asal jangan sampai pemain Arsenal ini jadi phobia sama bola. Ada bola datang malah menghindar, jijik.

Main photo:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here