AC Milan harus mengakui ketangguhan Napoli pada pertandingan pembuka mereka di musim ini. Sempat unggul 2-0 terlebih dahulu, pada akhirnya “Rossoneri” harus takluk 2-3 atas “Partenopei” pada laga yang digelar di San Paolo.

Hal ini juga menjadikan Napoli sebagai tim spesialis comeback di Serie A. Dari dua laga yang dijalani, mereka berhasil membuat comeback di tiap laga. Bisa jadi hal ini disengaja. Terlalu tangguh mungkin Napoli. Biar semangat bermain, biar saja lawan mencetak gol terlebih dahulu.

Milan menjadi korban PHP kedua setelah pekan lalu Lazio juga mengalami hal yang sama.  Sempat unggul 1-0, Lazio akhirnya takluk 1-2 dari tim yang musim lalu nyaris juara Serie A tersebut.

Pada sisi lain, sial memang bagi Milan yang harus menghadapi cobaan berat pada laga perdana mereka dengan bertemu Napoli. Sebab laga pertama mereka yang seharusnya berlangsung minggu lalu melawan Genoa, harus ditunda untuk menghormati korban tragedi jembatan Morandi.

Selain bertemu lawan susah, laga ini sejatinya menjadi laga bertajuk reuni bagi kedua tim. Meski tidak diawali dengan sesi foto-foto per angkatan, laga ini mempertemukan kedua pelatih yang pernah bekerja sama dahulunya.

Gennaro Gattuso yang kini menjadi pelatih Milan, dahulu sempat menjadi salah satu andalan Carlo Ancelotti kala dirinya melatih “Rossoneri”. Total lebih dari 300 pertandingan yang dimainkan Gattuso di bawah asuhan Ancelotti.

Ancelotti sendiri sempat menjalani masa-masa bahagia selama delapan tahun menjadi pelatih Milan. Keduanya bersama menyumbangkan satu gelar Scudetto dan Coppa Italia serta dua trofi Liga Champions.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1033453526523949056

“Saya memiliki memori indah kepada semua mantan pemain saya, tapi dengan Gattuso ada sesuatu yang istimewa. Ini adalah malam yang indah, malam yang penuh emosi untuk saya,” ujar Ancelotti dikutip dari Detik.

“Kita semua beruntung bisa mengalaminya dan saya bahkan tidak perlu membeli sebuah tiket,” kata pelatih yang pernah menangani Chelsea, Real Madrid, Juventus, Bayern Munich, dan Paris St. Germain ini.

Pada jalannya pertandingan, Napoli kebobolan di menit ke-15 melalui Giacomo Bonaventura. Mendapat sodoran bola di pinggir dalam kotak penalti, Bonaventura yang mungkin habis menonton film Bruce Lee melakukan tendangan Kung-fu kepada bola. Laju bola ke gawang Napoli tak mampu dihentikan oleh David Ospina.

Babak kedua baru berjalan beberapa menit, Napoli kembali kebobolan oleh Davide Calabria yang memanfaatkan umpan dari Suso. Tendangan datarnya sempat melewati kolong dari Koulibaly yang kebetulan belum pernah pakai rok panjang saat bertanding.

Piotr Zielinski menjadi mimpi buruk Milan dengan sumbangan dua golnya yang membuat kedudukan sama kuat 2-2. Sampai akhirnya Milan harus kecewa kelas berat setelah Dries Mertens mencetak gol kemenangan Napoli.

Mendapat umpan dari Allan yang bukan Mbah Dukun, Mertens yang tak terkawal dengan santai melesakan bola ke gawang Gianluigi Donnarumma yang sudah kosong macam Indomaret tutup. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Napoli 3-2.

Tambahan tiga poin membuat Napoli beranjak ke posisi kedua dengan enam poin. Napoli berada di bawah Juventus dengan jumlah poin yang sama. Sementara Milan gagal meraih poin di laga perdananya.

Main photo: origo.hu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here