Bayern Munchen secara mengejutkan takluk dari Borussia Monchengladbach pada laga lanjutan Bundesliga yang berlangsung di Borussia Park. Tim tuan rumah menang dramatis atas “Die Rotten” dengan skor tipis 2-1.

Ini jadi kekalahan Bayern kedua secara beruntun di musim ini. Padahal baru setengah jalan, tapi jumlah kekalahannya sudah empat kali Bayern ini. Mungkin tidak pasang mode auto-juara lagi mereka di musim ini.

Memang harus dibiasakan. Biar tidak kaget nantinya. Seperti kata orang-orang, bisa karena biasa. Kalau sudah biasa kalah, pasti nanti biasa saja jadinya. Coba dituru tim-tim lain macam MU atau Arsenal yang saking sering kalahnya jadi lebih nrimo dan legowo.

Jalannya laga itu sendiri cukup mendebarkan. Beruntung Gladbach punya Yann Sommer yang sedang pasang mode tangan delapan. Jago sekali menyelamatkan gawangnya.

Salah satu penyelamatan paling gemilang terjadi di babak pertama saat tendangan Joshua Kimmich bisa lepas dari tangkapannya. Bola kemudian bergulir ke gawang. Tapi jari Sommer ini sepertinya lebih panjang dari manusia normal. Dengan cekatan ia menahan laju bola dengan ujung jari.

Bayern akhirnya membuka keunggulan lewat Ivan Perisic di awal babak kedua lewat sebuah tendangan muter.

Namun Ramy Bensebaini menyamakan kedudukan di menit ke-60 melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok. Skor 1-1 untuk kedua tim.

Petaka datang bagi Bayern di masa injury time. Sebuah serangan balik Gladbach memaksa Javi Martinez melakukan tekel keras di kotak penalti. Tanpa tedeng aling-aling, kartu merah langsung diberikan wasit.

Penalti pula. Kalau bisa ditepis mungkin bakal terbayar kartu merah tersebut. Sayang Bensebaini mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Penaltinya menjadi penentu kemenangan Gladbach di laga itu.

Dengan demikian, Bayern terlempar ke urutan enam klasemen sementara dengan perolehan 24 poin dari 14 pertandingan. Sementara Gladbach kokoh di puncak klasemen dengan 31 poin.

Main photo: @kassek96

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here