Pekan yang sangat indah bagi haters Manchester United, sebuah kelegaan bagi fans Barcelona. Isu #TetapKawal82 sepertinya bakal teralihkan di pekan ini setelah Manchester United atau akrab disapa “Emyu” yang belakangan lagi cosplay jadi medioker, dibantai telak 1-6 oleh Tottenham Hotspur.

Kapten sekaligus bek termahal di dunia padahal wajahnya plonga-plongo, Harry Maguire, menjadi man of the match pada laga itu. Man of the match dalam arti orang paling terkocak yang pantas disorot di laga itu.

Padahal, MU ini baru semenit sudah dapat voucher penalti seperti yang sudah-sudah. Memang sih terjadi pelanggaran. Tapi faktanya memang banyak penalti diberikan kepada MU. Bahkan Bruno Fernandes sepertinya bikin banyak gol di MU itu penalti semua.

Dari 14 gol yang dicetak Bruno, kayaknya nih, kayaknya lho ya, hampir semuanya dari penalti. Semoga saja salah hitung. Kalau hitungnya benar, kira-kira 9 gol dari 14 golnya dari penalti. Beda-beda tipis lah.

Namun, Spurs tidak mau begitu saja dikalahkan lewat penalti. Begitu juga Maguire. Pemain yang sok jago itu malah mengajak rekan-rekannya melakukan stand up comedy di lapangan. Akibatnya, Luke Shaw ikutan melawak.

Berawal dari kebodohan Maguire dalam menyapu bola lewat asal sundulnya kepada Eric Baily, bola melambung tinggi disundul Baily, kemudian ya bolanya masih di situ-situ saja. Maguire kemudian mencoba menyundulnya bermaksud back pass ke David de Gea.

Ternyata, perhitungannya kurang matang karena sundulannya lemah syahwat. Bola enggak jauh-jauh malah membahayakan gawang sendiri dan dikejar Erik Lamela. Beruntung di sana ada Shaw yang mencoba melindungi bola, tapi dia malah ribet sendiri karena direcokin Maguire juga.

Entah apa maksud Maguire, bukannya jagain Lamela, malah jagain teman sendiri. Shaw terjatuh, Maguire salah langkah. Bola kemudian disambar Tanguy Ndombele di depan congor-nya.

Berikutnya, pembantaian yang mirip-mirip video gangbang terjadi. Gol kedua Spurs juga terjadi akibat kelalaian Maguire yang melakukan pelanggaran kepada Harry Kane di tengah lapangan.

Kane dengan cepat melakukan quick free kick untuk diumpan tarik kepada Son Heung-min yang larinya cepat banget kayak mau balapan lari liar. Bola disontek masuk ke gawang De Gea.

Gol ketiga Spurs dicetak Kane yang biasa-biasa saja golnya. Gol keempat lagi-lagi ada andil Maguire di sini. Serge Aurier di sisi kanan rupanya dijaga oleh Maguire, si bek sok jago ini kemudian memberikan komando ke rekannya supaya menjaga sisi kosong di kotak penalti.

Namun, dikira Aurier enggak lihat tangan ‘komando’-nya Maguire mungkin ya. Ya enggak dioper ke ruang kosong tersebut lah, karena Shaw sudah mengisi ruang tersebut. Aurier dengan cermat mengopernya ke Son yang posisinya ditinggal Shaw untuk mengisi ruang kosong sesuai petunjuk sesat Maguire. Akibatnya sudah tahu apa yang terjadi.

https://twitter.com/hfussbaII/status/1312857422017499138

Gol kelima dicetak Aurier yang juga tidak bagus-bagus amat golnya. Cuma yang perlu diapresiasi adalah assist-nya Pierre-Emile Hojberg yang membelah lautan.

Gol keenam, buat tambahan sekadar menggenapi pertandingan, Harry Kane mencetaknya dari titik penalti. Kalau cuma lima gol kurang greget, mesti nambah enam biar bahan bully-annya makin mantap.

Tidak ada pujian yang diberikan Ole Gunnar Solksjaer yang akrab disapa “Mang Oleh” itu kepada Maguire. Sudah pasti lah. Malah Ole menganggap ini hari terburuknya selama di Emyu. Oh kasihan betul.

“Perasaan yang mengerikan, hari terburuk yang saya alami sebagai pelatih dan pemain Manchester United,” ujar Ole dikutip Bolanet.

Sementara Jose Mourinho, mengaku cukup kaget dengan skornya meski secara permainan dan hasilnya sudah bisa dia prediksi. Ashiapp bang jagoo…

“Sangat bagus dan impresif. Akan tetapi, ini tidak mengejutkan buat saya. Hasilnya memang mengejutkan. Anda tidak berharap datang ke sini dan menang dengan skor 6-1. Saya bisa kembali ke sini 20 kali, tetapi hasil itu tidak akan tercapai,” ujar Mou dikutip Okezone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here