Timnas Spanyol U-21 berhasil menjadi juara Piala Eropa U-21 setelah mengalahkan Jerman di partai puncak. Pada laga puncak yang tidak digelar di daerah Mega Mendung atau Cisarua, Spanyol menang dengan skor tipis 2-1.

Laga ini sejatinya jadi partai ulangan final Piala Eropa U-21 edisi sebelumnya. Kala itu kedua tim juga bertemu di partai puncak di mana Spanyol kalah dengan skor tipis 0-1 dari Jerman.

Rupanya, kekalahan itu bikin Spanyol jadi dendam. Ternyata si Spanyol ini anaknya dendaman. Ibarat kata dulu pernah di-bully ‘kenalan’ sepatu baru, pas si Jerman pakai sepatu baru, Spanyol langsung injak-injak sepatu Jerman dengan sepatunya yang sudah dikotori tanah, bahkan dikenai tokai.

Padahal, mendendam itu tak boleh dalam ajaran agama manapun. Apalagi baru saja melewati momen lebaran di mana ada kultur maaf-maafan. Ternyata Spanyol U-21 ini masih juga dendaman.

Kesedihan dua tahun lalu kini sudah terbalas tuntas. Mata-mata dibalas mata, Siskae E-nya tetap tiga. Tidak ada hubungannya memang. Pada laga yang digelar di Stadion Friuli, Italia, kedua tim bermain terbuka sejak awal pertandingan.

Tapi Jerman yang mengenakan seragam putih macam tembok orang kaya sudah kebobolan terlebih dahulu di menit ketujuh. Adalah gelandang Napoli bernama Fabian Ruiz yang membuka keunggulan Spanyol.

Mendapat bola di tengah sisi lapagan Jerman, Ruiz menggiring bola hingga ke depan kotak penalti. Tanpa tedeng aling-aling, pemain dengan kumis dan jenggot tipis macam Romy Rafael itu melepaskan tendangan keras.

Alaxander Nubel yang sudah mengeluarkan jurus lompatan harimau mengejar motor seperti di video yang sedang viral masih tidak mampu menahan tendangan tersebut. Skor 1-0 untuk Spanyol.

https://twitter.com/official433/status/1145438674450075649

Setelah gol tersebut, kedua tim secara bergantian melakukan serangan. Tidak bisa soalnya menyerang dua-duanya di waktu yang sama karena bolanya hanya satu. Beda dengan main biliar yang bolanya ada banyak.

Namun hingga akhir babak pertama kedudukan tidak berubah untuk keunggulan Spanyol 1-0. Spanyol kembali menambah keunggulan di babak kedua pada menit yang kadang-kadang menjadi nama gaya juga yaitu menit ke-69.

Berawal dari tendangan keras Ruiz di luar kotak penalti, bola sempat ditahan oleh Nubel. Namun Daniel Olmo yang gerakannya gesit macam panitia kesehatan di acara-acara berhasil menyambar bola dengan jurus klasik L1+kotak.

Olmo yang tak terkawal dengan mudah menaklukan Nubel, membuat skor menjadi 2-0 untuk Spanyol.

Pada sisa dua menit pertandingan, Jerman sempat membalas lewat gol cantik Nadiem Amiri dari luar kotak penalti. Penonton tentu sudah berharap adanya ‘comeback is real’.  Namun skor 2-1 bertahan hingga 90 menit pertandingan.

Spanyol berhak mengangkat trofi Piala Eropa U-21 berkat kemenangan tersebut. Pelatih Luis de la Fuente mengatakan bahwa para pemain muda Spanyol tersebut menang karena mendapat kepercayaan dari seluruh pendukung timnas.

“Para pemain ini memiliki semua kepercayaan dari sepakbola Spanyol dan mereka harus mendapatkannya dari klub mereka, dan mereka membuktikannya,” katanya dikutip dari Marca.

“Mereka adalah sebuah generasi dan mereka pantas mendapatkan pengakuan dari seluruh Spanyol.”

Main photo: @xhsports

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here