Chelsea resmi menobatkan diri sebagai juara Liga Champions musim ini. Tim berkostum biru Tayo itu berhasil menghempaskan perlawanan tim newbie final UCL, Manchester City, 1-0 saja.

Chelsea memang rada sok di laga ini. Dia tampak lebih senior karena sudah ketiga kalinya tampil di final. Sedangkan City baru pertama kali, wajar kalau masih kikuk, linglung, hilang arah, dan kena mental.

Main di final UCL jangan samakan dengan final Piala FA apalagi final Piala Tiger. Jelas beda. Pasti yang ini bikin dengkul gemetaran.

Chelsea memang lebih dominan dan kelihatan lebih percaya diri. Dibanding City yang tak seperti biasanya. Padahal pelatihnya sudah berpengalaman main di final, tapi tetap saja pemain-pemainnya belum ada yang pengalaman.

Wajar kalau Chelsea sudah beberapa kali dapat peluang emas di babak pertama. Timo Werner seperti biasa menjalankan tugasnya dengan baik, yakni membuang peluang.

Setidaknya ada tiga peluang gagal dari Werner. Mulai dari menendang angin, menendang samping gawang, sampai melakukan back-pass ke kiper lawan. Sia-sia saja mengandalkan tugas ke pemain yang bukan bakatnya.

Untungnya, Chelsea bisa mencuri gol di pertengahan babak pertama. Ben Chilwell sukses memberikan umpan terobosan mantap jiwa kepada Kai Havertz. Havertz yang lolos dari kawalan bek City, lalu melewati kiper Ederson, dan menceploskan bola ke gawang.

Di babak kedua, Chelsea memanfaatkan keunggulan ini dengan menutup gawang serapat-rapatnya. Benar-benar solid sekali ini pertahanan Chelsea, tak dikasih ruang tembak sama sekali itu City.

Bahkan, bek Thiago Silva yang mengalami cedera dan digantikan Andreas Christensen, tetap tidak berpengaruh apa-apa. Padahal Silva sudah mewek gara-gara cedera.

Skor 1-0 bisa dipertahankan dengan baik dan Chelsea keluar sebagai juara. Memang sepertinya Chelsea mesti ganti pelatih dulu di tengah musim kalau mau juara seperti musim 2012.

“Rasanya benar-benar berbeda dan saya sudah mengatakan ini kepada para pemain saya. Terkadang, kami merasa bahwa partai final ini sudah semakin dekat namun kami merasa nyaman bermain di laga ini,” kata Tuchel dikutip bola.net.

“Itulah yang saya lakukan dan saya senang bisa berbagi momen ini bersama para pemain dan juga para staff, dan mereka yang membantu kami setiap hari di Cobham. TIm ini berjuang untuk mereka,” ujarnya.

Selamat, Chelsea non-Islan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here