Meski sukses mengalahkan Roma 2-1 di kontrakannya, Napoli tetap bungkam kepada media. Mereka menolak memberikan pernyataan kepada media dan berlalu begitu saja. Ada apa?

Sikap Napoli yang cool itu memang bukan tanpa sebab. Hal itu sebagai bentuk protes mereka atas ketidakadilan yang diterimanya saat menghadapi Juventus di leg pertama semifinal Piala Italia, tengah pekan kemarin.

I Partenopei” memang tampil efektif pada laga itu. Mereka langsung unggul dua gol duluan lewat kaki Dries Mertens. Dua-duanya diborong oleh pemain Belgia itu, memang rada kemaruk.

Mertens sukses membobol gawang Wojciech Szczesny usai menerima umpan manis manja dari Marek Hamsik. Dengan cepat pria berparas ganteng itu memperdaya Szczesny yang namanya susah dieja itu lewat pencetan L1+kotak, kalau di PES.

Mertens kembali mencetak gol lagi pada babak kedua setelah menerima umpan membelah angin dari Lorenzo Insigne. Roma baru bisa memperkecil ketinggalan lewat kaki berbulu Kevin Strootman yang jarang main.

Sayangnya, kemenangan itu tidak dirayakan berlebihan oleh kubu Napoli. Apalagi sampai potong tumpeng. Mereka ogah datang ke konferensi pers karena masih bete dengan kejadian dua penalti yang didapat Juve pada Piala Italia.

Akibatnya, tak ada pernyataan resmi apapun yang dikeluarkan dari pihak Napoli. Aksi ini populer dikenal Silenzio Stampa atau aksi bungkam kepada media sebagai bentuk protes atau ngambek. 

Mereka cuma posting di Twitter soal kunjungan Zbigniew Boniek yang memberi ucapan selamat kepada pelatih Maurizio Sarri. Boniek juga menyempatkan diri bertemu dua pria senegaranya, Piotr Zielinski dan Arkadiusz Milik.

Lucunya, Boniek sendiri bukan mantan pemain Napoli. Dia justru jadi pahlawannya Juventus dan Roma pada era 1980-an, era di mana Iwan Fals masih gondrong.

Main photo credit: Metropolis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here