Inter Milan mulai mengintip jalur puncak karena tahu kalau musim hujan ini rawan longsor. Dengan menekankan prinsip kehati-hatian, Inter perlahan tapi pasti sudah semakin mendekati.

Inter sudah meraih lima kemenangan secara beruntun di Seri A, otomatis mengancam saudara tiri sekontrakannya, AC Milan, di puncak klasemen. Selisihnya tinggal satu poin saja saat ini. Bikin ngeri.

Pada laga terakhir ini, Inter sukses mengalahkan tim kuat lainnya, Napoli, dengan skor tipis 1-0. Menangnya juga melalui dua voucher yakni kartu merah sekaligus penalti. Kurang nikmat apalagi?

Inter beberapa kali membuat peluang. Seperti contohnya tendangan Lautaro Martinez yang masih melebar beberapa senti saja. Sama halnya Napoli juga serangan dari Piotr Zielinski masih melebar. Tak mau kalah.

https://twitter.com/Smiley_1932/status/1339321405104656389

Di babak kedua, Napoli dapat peluang emas banget di mana Hirving Lozano yang mendapat bola depan gawang malah ditendang ke atas mencari jalur penerbangan domestik.

Belum lagi peluang emas lainnya yang masih bisa ditepis Samir Handanovic. Handa ini semacam kerasukan Gigi Buffon waktu masih umur 28 tahun.

Inter akhirnya mendapat voucher yang diidam-idamkan. Matteo Darmian dijegal di kotak penalti oleh David Ospina. Pelanggaran ini diprotes pemain Napoli karena minim sentuhan yang dilakukan Ospina.

Secara reflek, Lorenzo Insigne mengeluarkan kata-kata kotor. Bukan “kotor” tetapi ko*879u99&%$%^r. Akibatnya, wasit mengusirnya dari lapangan. Inter sukses dapat dua voucher dalam satu momen.

Ini namanya, sekali dayung satu-dua voucher didapatkan. Romelu Lukaku pun tak menyia-nyiakan peluang ini.

“Kemenangan seperti ini hanya bisa dilakukan dengan cara terbaik. Itulah yang saya katakan kepada pemain,” kata Antonio Conte dikutip dari Football-Italia. 

“Ini tidak mudah. Napoli adalah tim yang hebat. Ini adalah pertandingan taktis, dengan rasa hormat yang tinggi di kedua tim,” tambahnya. 

Sedangkan Gennaro Gattuso rada kesal dengan keputusan wasit mengusir Insigne. Namanya pemain bola harus diwajari kalau suka misuh-misuh.

“Ini hanya terjadi di Italia. Di Inggris dan Skotlandia, mereka (pemain) selalu berkata **** off sepanjang pertandingan dan tidak ada hukuman atas itu, hanya di Italia seorang pemain mendapatkan kartu merah atas hal sepele itu,” tutur Gattuso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here