Kalah Tipis dari Yordania, Bahaya Jika Mereka Main Mata

0
2087

Setelah digempur habis-habisan sama Yordania dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Asia, timnas Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Yordania. Mereka kalah tipis 0-1.

Hasil ini bisa dibilang cukup bagus, soalnya timnas cukup memberikan perlawanan meski secara kelas, kualitas, dan peringkat kalah jauh dari Yordania. Kendatipun demikian, pelatih Shin Tae-yong berhasil memberikan permainan bagus kepada timnya.

Tentu saja, kekalahan ini pasti bukan karena disebabkan ketua PSSI kita. Kalau menang, barulah ini berkat kehebatan ketua federasi negara Wakanda.

Yordania memang menggempur pertahanan Indonesia sejak awal laga. Beruntung timnas punya kiper ganteng berpostur ideal, Nadeo Argawinata.

Nadeo berulang kali melakukan penyelamatan gemilang melalui tangan panjangnya. Coba kalau tangannya pendek, pasti serangan-serangan pemain Yordania tak mampu dijangkaunya.

Indonesia sempat memberikan perlawanan lewat sepakan Saddil Ramdani dari luar kotak penalti. Begitu juga terjangan jurus lemparan Pratama Arhan yang sukses bikin keder kiper lawan, dan sedikit lagi masuk ke gawang. Bahkan sempat mengenai tiang.

Sayangnya, di awal babak kedua pertahanan timnas lengah. Sebuah umpan terobosan dari pemain Yordania yang entah namanya siapa, tidak hapal, langsung disambar oleh rekannya melewati kiper Nadeo.

Gawang kosong ditinggalkan kiper Nadeo, langsung disambar pemain Yordania lainnya yang tak perlu disebutkan siapa namanya. Tidak penting-penting amat juga.

Timnas akhirnya kalah 0-1, dan berada di posisi ketiga setelah Kuwait menang telak 4-1 atas Nepal.

Kondisi ini tentu masih bisa membuka peluang buat lolos ke Piala Asia, hanya saja juga bergantung dengan hasil tim lain. Tim lainnya ini bukan cuma yang segrup, tapi juga yang ada di grup lain.

Kalau Kuwait menang 1-0 atas Yordania dan Indonesia menang atas Nepal, maka Indonesia akan memimpin klasemen Grup A dan langsung lolos.

Yang bahaya, kalau seandainya Palestina menang atas Filipina di Grup B, maka Grup A akan dapat satu tiket runner-up terbaik. Kuwait dan Yordania bisa saja main mata dengan mengakhiri skor 2-1 untuk Kuwait.

Jika demikian, maka timnas Indonesia secara head to head akan ada di peringkat ketiga dengan kedua tim tersebut sehingga tidak akan lolos, meski menang atas Nepal. Nyesek banget kalau situasinya seperti itu.

Mari sekarang kita berdoa supaya dapat dibantu oleh Allah SWT untuk bisa meloloskan timnas kita ke pentas Asia. Aaamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here