Selain derbi Manchester, ada derbi Madrid yang layak disaksikan pada akhir pekan kemarin. Namun, berbeda dengan nasib duo Manchester, derbi Madrid berakhir lebih adil.

Real Madrid memang harus puas berbagi hasil adil sama rata sama rasa dengan tetangga sekaligus saudara kandungnya, Atletico. Sama-sama punya marga “Madrid”, wajar kalau mereka sebaiknya berbagi angka.

Duel derbi Madrid ini memang tidak disaksikan banyak pasang mata di stadion. Banyaknya via TV dan streaming ilegal.

Madrid tentu butuh poin penuh demi merapatkan jarak ke Atletico Madrid yang terpaut lima angka. Cuma sayang, hasil seri 1-1 tak bisa dirapatkan. Jaraknya tetap segitu saja, malah disalip Barcelona.

Atletico unggul lebih dulu lewat gol Luis Suarez. Sebuah skema serangan balik cepat diperagakan Marcos Llorente dan tepat sekali timing-nya untuk memberikan operan kepada Suarez yang rada maju giginya.

Meski giginya rada maju, namun tidak lantas langsung offside. Suarez justru memanfaatkan peluang tersebut jadi gol. Sudah sepantasnya momen kayak gitu disikat Suarez. Malah kita mendapati bek-bek Madrid yang cenderung jogging santai macam di GBK.

https://twitter.com/brfootball/status/1368613237105831938

Madrid mencoba membalasnya namun susah banget. Maklum, pertahanan Atletico memang kuat dan keras banget macam isi kepala anak milenial. Tidak bisa ditembus apalagi ditaklukan.

Sebaliknya, Atletico malah membuang-buang peluang di mana peluang mereka malah ditendang ke Thibaut Courtois, bukannya ke gawang. Sekarang mereka menyesal.

Soalnya Madrid mampu menyamakan kedudukan di penghujung laga. Memasuki menit ke-88, Karim Benzema bisa menyamakannya. Hasil kerja sama dengan Casemiro mampu disepak cebok oleh Benzema ke gawang yang tak ada kipernya.

Laga ini berakhir 1-1, namun bukan berarti mulus begitu saja. Ada kontroversi layaknya pertandingan-pertandingan derbi.

ada menit ke-40, Real mendapat tendangan sudut. Toni Kroos menjadi algojo. Bola hasil tendangan Kroos jatuh di kotak penalti tuan rumah. Bola tersebut sempat mengenai tangan bek Atletico Felipe.

Wasit Alejandro Hernandez Hernandez menghentikan pertandingan beberapa menit kemudian untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Setelah berdiskusi dengan petugas dan memantau VAR, ia memutuskan tak ada pelanggaran di area terlarang Los Colchoneros. Sayang sekali, Yang Mulia.

Zinedine Zidane pun mengomentari insiden itu. Dia bilang begini, “Kita tahu (wasit) memiliki pekerjaan yang berat. Kami menghormati keputusan itu,” kata Zidane dikutip Republika. Sungguh bijak sekali si botak yang satu ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here