Sosok Zinedine Zidane begitu harum namanya sebagai pelatih maupun pemain. Pemain asal Prancis itu jadi salah satu sosok legenda hidup Real Madrid yang dikagumi oleh banyak orang.

Sebagai seorang pelatih, Zidane sempat mengejutkan dunia sepak bola setelah meraih kesuksesan macam Indomie alias instan sejak melatih “Los Blancos”.

Capaian tertingginya bersama dengan Madrid adalah ketika berhasil hattrick menjuarai Liga Champions secara beruntun.

Saat menjadi pemain pun, Zidane yang merupakan salah satu andalan di era “Los Galacticos” episode I, juga mempersembahkan satu kali gelar Champions untuk Madrid.

Pengabdian Zidane yang sangat total untuk Madrid pun membuat dirinya menjadi sosok yang disegani di klub raksasa La Liga tersebut.

Macam jagoan-jagoan SMA saja kalau ada yang pernah menyerang sekolah orang lain sendirian. Pasti sangat dia sangat dihormati.

Kalau lewat orang-orang pasti menunduk. Otomatis juga memberi uang setoran meski tidak dipalak. Ngeri lah pokoknya.

Zidane pun demikian disegani bahkan oleh semua orang di kubu Madrid. Tak terkecuali Valverde.

Sayangnya bukan Ernesto, melainkan Federico Valverde, gelandang muda Madrid.

Pemain yang baru berusia 11 tahun ditambah satu dekade itu mulai mendapat kesempatan untuk mengisi skuat utama Madrid musim ini.

Terakhir, Valverde bermain saat Madrid meraih kemenangan 4-0 atas Eibar pada laga lanjutan La Liga.

Saking kagumnya dengan sosok Zidane, Valverde mengungkapkan pertemuan pertamanya dengan Zidane yang tak terlupakan.

Ia mengaku sungguh sangat melting macam keju mozarella ketika pertama kali sapa-sapaan sama Zidane.

Kala itu, Zidane hanya berkata: ‘Halo’, tapi Valverde sudah meleleh bahagia.

“Tidak ada kalimat yang bisa menggambarkan Zidane. Ketika dia mengatakan halo kepada Anda, Anda sudah belajar darinya,” ucap Valverde, dikutip dari Liputan6.

“Sangat bagus ketika sang pelatih percaya kepada saya. Dalam semua hal, seorang pemain asal Uruguay seperti saya harus berjuang untuk dirinya,”

Valverde yang datang ke Real Madrid pada 2016 dari Penarol mengaku sangat kagum dengan semua fasilitas yang dimiliki klub. Real Madrid merupakan klub yang menjadi favoritnya sejak masa kecil.

“Ketika bergabung dengan Real Madrid, saya kagum dengan segalanya, penyambutan, fasilitas, dan menemukan banyak hal yang tidak mungkin dimiliki seorang pemain Uruguay.”

“Anda meninggalkan teman dan keluarga, tapi saya sadar harus berjuang untuk bermain bersama Real Madrid. Saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini,” ujar Valverde.

Main photo: football.fancast.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here