Kepindahan Luis Suarez dari Barcelona ke Juventus disebut tidak menemui halangan yang berarti. Juventus bahkan disebut bisa mendapatkan Suarez tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Kelihaian Juventus untuk mendapat pemain-pemain ampas gratisan patut diacungi jempul. Ibarat pepatah, “makan beling berak botol” mereka. Pemain-pemain yang sudah terbuang, terkadang mampu dibuat bagus kembali.

Mental emak-emak “I Love Gratis” Juventus harus ditiru tim-tim lain agar tidak menjadikan sepak bola sebagai industri yang hanya mementingkan uang.

Macam El Professor di Money Heist Juventus ini. Pintar sekali mencari celah-celah dalam membeli pemain.

Asal jangan jadi Profesor dr. Bernard Mahfoudz saja. Ceritanya bisa jadi 18+ jadinya. Harus pakai VPN buat tahu.

Bedanya Juventus tak perlu jadi Money Heist yang perlu rencana detail dan matang. Tidak perlu juga pakai drama-drama bucin Tokyo dan Rio atau diiringi tertawa Denver “e e e e e e”.

https://twitter.com/Squawka/status/1298563588173393920?s=19

Juventus disebut bisa mendapatkan Suarez tanpa mengeluarkan banyak biaya sebab sang pemain tidak masuk dalam rencana Ronald Koeman. Selain itu kontrak Suarez juga hanya tersisa satu musim saja.

Meski demikian, urusan birokrasi justru akan sedikit menghambat transfer tersebut. Suarez harus mengantongi izin kerja dari Pemerintah Italia.

Namun, Suarez punya opsi lain demi mengatasi masalah tersebut. Tinggal di Negeri Matador sejak 2014, dia bisa mengajukan diri untuk mendapatkan paspor Spanyol.

Cara mendapatkannya pun tergolong mudah. Selain meminta, Suarez cukup menunggu proses tujuh hari.

Penting bagi Suarez untuk mendapatkan paspor negara anggota Uni Eropa. Pasalnya, Juventus sudah memiliki dua pemain dari luar kawasan tersebut, Arthur Melo (Brasil) dan Weston McKennie (AS).

Sedangkan operator Liga Italia menerapkan pembatasan jumlah pemain non-Uni Eropa di setiap peserta.

https://twitter.com/Sporf/status/1301512773323587592?s=19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here