Juventus sukses mengalahkan Barcelona 3-2 di pertandingan kedua Liga Champions musim ini. Meski bisa kalahkan Barca, tapi Juve tetap belum bisa menang. Kok bisa?

Ya bisa, karena ketiga gol Juve dianulir karena offside. Jadi kalau diadu gol offside, Juve ini sebenarnya menang 3-0 atas Barca. Soalnya Barca tidak mendapatkan gol offside sama sekali di laga ini. Dapat VAR saja tidak.

Namun jika dilihat dari skor betulan, Barcelona lah yang memenangkan laga ini dengan skor 2-0. Itu saja masih bagus, Juve tidak terbantai oleh “Blaugrana“.

Juve memang sudah kebobolan lewat gol rada untung-untungan dari Ousmane Dembele pada menit ke-14. Tendangan jarak jauhnya kena deflect kaki Federico Chiesa sehingga bola sulit dibendung kiper Juve yang namanya susah dieja.

Juve lalu berhasil menyamakan kedudukan tak lama setelahnya lewat Alvaro Morata. Sayangnya, Morata dinyatakan offside setelah wasit berdiskusi dengan petugas VAR.

https://twitter.com/juve_gl/status/1321573340021022720

Masih di babak yang sama, Morata bisa bikin gol lagi. Tapi ini tak perlu lihat VAR, karena hakim garis masih bisa lihat. Padahal, finishing-nya sudah bagus banget memanfaatkan umpan Juan Cuadrado.

Barca juga banyak nyerangnya. Tendangan Lionel Messi masih melebar di samping gawang Juventus. Begitu juga di babak kedua, mereka banyak dapat peluang salah satunya dari Antoine Griezmann.

Juve kemudian bisa bikin gol lagi. Namun lagi-lagi, usaha mereka dinyatakan offside. Dan yang bikin gol lagi-lagi Morata. Dan yang mengumpan juga lagi-lagi Juan Cuadrado.

Dari pertandingan lawan Crotone, Verona, sampai Barcelona, Morata ini selalu bikin gol VAR sampai empat kali, ditambah gol offside yang bukan VAR satu kali. Hebatnya, semua diumpan oleh Cuadrado.

Entah ini siapa yang salah. Salah yang mengumpan atau salah yang mencetak gol. Yang jelas, Morata juga salah. Besok-besok dia mesti pakai sepatu ukuran 36 biar enggak offside. Kalau perlu jadi bek saja.

Namanya juga diganti, jangan Alvaro di mana ada unsur VAR-nya jadi Al-VAR-o. Mending ganti saja jadi Aleldul Morata. Biar enggak kalah dengan anaknya Ahmad Dhani.

https://twitter.com/kojo_mufasah/status/1321565808926068740

Juve makin bobrok setelah Andrea Pirlo memasukkan Federico Bernardeschi. Bobroknya lagi Merih Demiral dikartu merah sehingga memaksa Bernardeschi jadi bek kiri.

Dampaknya sangat signifikan. Signifikan enggak ada. Malah kasih manfaat buat Barcelona dengan memberikan penalti karena pelanggaran terhadap Ansu Fati. Lionel Messi sukses jadi algojo pada penalti yang dilakukan menit akhir-akhir itu.

Pirlo mengaku tak kaget dengan hasil ini. Melawan Barca memang bakal menyulitkan, tidak seperti waktu lawan timnas Indonesia Selection.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan tim yang bisa bermain sepak bola dan lebih jauh dari kami di jalur mereka sendiri. Mereka memiliki pemain yang terbiasa memainkan permainan seperti ini sementara kami memiliki banyak pemain di penampilan kedua di Liga Champions,” ujar Pirlo dikutip Okezone.

Jika ini kekalahan perdana Pirlo saat menangani Juventus, lain hal dengan Barcelona yang mengalami kemenangan pertama setelah Josep Bartomeu mundur. Jelas saja kabar ini disambut gegap gempita para Cules.

SHARE
Previous articleCity Pulang dari Prancis dengan Perasaan Nyaman
Next articleChelsea Barbar Bikin Krasnodar Jadi Modar
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here