Juventus berhasil membuka peluang mereka untuk menjadi juara Grup G di Liga Champions musim ini. Peluang itu mereka buka usai membantai Dynamo Kiev dengan skor telak 3-0.

Pasukan Andrea Pirlo itu menjamu Kiev yang tak ada peluang sama sekali untuk lolos ke 16 besar. Jadi memang sudah dipastikan Barca dan Juve lah yang akan menempati posisi itu.

Namun, Barca dan Juve masih memperebutkan posisi juara grup demi menghindari bertemu lawan-lawan kuat macam Bayern Muenchen dan Liverpool di 16 besar. Apalagi Bayern, sudah pasti dihindari oleh Barca karena mungkin masih trauma.

Juve masih punya peluang jadi juara grup meski terpaut tiga poin dari Barca. Syaratnya, mereka bisa menang 3-0 lawan Barca pada match terakhir di Camp Nou. Memang rada kurang enak.

Ibaratnya sebuah hil yang agak mustahal dan hal yang agak mustahil. Namun namanya peluang masih tetap ada. Siapa tahu saja Juve bisa menjelma jadi Bayern dengan membantainya 8-2.

Pada jalannya laga, pertandingan ini dipimpin seorang wasit wanita yang parasnya cukup enak dilihat. Stephanie Frappart jadi wasit wanita pertama yang memimpin pertandingan Liga Champions dalam sejarah kompetisi tersebut.

Meski dipimpin wasit wanita, para pemain juga tidak berbuat kurang ajar. Awas saja kalau sampai ada yang berani colak-colek. Apalagi Alvaro Morata, dengan kegantengannya bisa saja dia melakukan bujuk rayu sang wasit supaya tidak offside lagi.

Alhamdulillah, pertandingan berjalan lancar. Lancar buat wasit, buat Juve, tapi tidak lancar buat Kiev. Ya wajar, namanya dibantai 0-3 sudah pasti tak lancar buat yang kalah.

Juve membuka keunggulan lewat gol tandukan otak kanan Federico Chiesa. Gol pertamanya dalam sejarah Liga Champions. Tidak mau kalah dengan si Frappart.

Juve punya peluang emas untuk menggandakan keunggulan lewat Cristiano Ronaldo, tapi bola malah dibenturkan ke tiang. Tumben sekali ini Ronaldo.

Untunglah, Ronaldo mampu membayar kesalahannya di babak kedua. Kali ini dia menerima bola hoki-hokian hasil benturan Alvaro Morata dengan kiper George Buschan.

Wasit Frappart sempat berdiskusi dengan petugas VAR, memang Morata sebenarnya berada dalam posisi offside namun entah lah. Mungkin wasit menganggapnya bola ditembak langsung ke Buschan.

https://twitter.com/SquawkaNews/status/1334240483724365825

Chiesa yang lagi gacor di laga itu lalu memberikan assist kepada Morata tak lama setelah gol Ronaldo. Wajar jika Chiesa layak diberikan man of the match di laga tersebut. Satu gol, satu assist, dan satu proses cipta gol yang berawal dari dirinya.

Andrea Pirlo dengan tegas bakal menantang Barcelona di laga terakhir demi mencapai posisi puncak tertinggi. Dia penasaran karena satu-satunya kekalahan Pirlo menjadi pelatih Juve diraih saat menghadapi Barca di Allianz Stadium.

“Saya senang dengan pendekatan mental para pemain. Kami bermain bagus malam ini. Kritikan? Saya tetap bergerak maju karena saya masih muda dan masih perlu meningkatkan diri. Kami akan ke Barcelona untuk menang,” kata Pirlo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here