Setelah sekian waktu mendambakan Mattia Perin, akhirnya Juventus berhasil mendatangkan pemain dengan brewok ga nyantai tersebut. Kiper yang sebelumnya membela Genoa itu akan dikontrak selama kurang lebih jangka waktu pendidikan S1 alias empat tahun.

Akhir musim ini, Juventus ditinggal oleh sang kiper legenda Gianluigi Buffon yang memutuskan untuk mengakhiri kontrak bersama Juventus. Tidak dijelaskan lagi apa tujuan Buffon selanjutnya. Apakah ia akan nyaleg atau mau bikin kontrakan 10 pintu.

Hal tersebut jelas saja membuat “Bianconeri” terpaksa mencari kiper pengganti dengan kualitas sepadan. Meski sebelumnya ada Wojciech Szczesny, namun tentu saja Juventus juga butuh kiper lain untuk jaga-jaga. Siapa tahu Szczesny lagi tidak boleh keluar rumah untuk main oleh ibunya.

Namun kini Juventus bisa sedikit bernapas lega, kiper Genoa yang mereka sudah incar beberapa waktu lalu akhirnya didapatkan. Juve mendapatkan Perin dengan harga 12 juta euro atau setara dengan Rp 196 miliar. Lumayan murah untuk seukuran kiper yang belum pernah mengambil corner kick itu.

Angka tersebut terbilang murah karena zaman sekarang nilai transfernya pada segede-gede punyanya Duo Serigala. Lucunya, meski murah pembayaran tersebut masih dicicil macam motor Mio. Entah DP-nya berapa persen.

Seperti yang diketahui bahwa Perin ini jago sekali menangkap bola dan menjaga gawang. Makanya dia jadi kiper hebat dan dibeli Juventus. Kalau keahliannya adalah meniup peluit dengan merdu dan memainkan terompet lagu Akad, mungkin dia jadi wasit atau tukang parkir Indomaret saja. Lumayan dapat Rp 2.000 per satu motor.

Namun, Perin ini bukanlah maskot partai tertentu, sebut saja Partai Persatuan Indonesia (Perindo) meski ada kemiripan nama. Dia katanya seorang penjaga gawang muda berbakat Italia.

“Juventus mengumumkan bahwa perjanjian dengan Genoa untuk mendapatkan Mattia Perin sudah tuntas dengan biaya 12 juta euro, yang dibayarkan dalam waktu 3 tahun,” tulis pernyataan Juve lewat situs resmi klub yang dikutip dari Detik.

https://twitter.com/brfootball/status/1005133896483328002

Meski dicicil, Juventus bersedia untuk memberikan bonus kepada Perin nantinya. Bonus yang diberikan pun tidak main-main. Total hingga tiga juta euro atau 49 miliar akan diberikan jika performa sang pemain memenuhi ekspetasi. Lumayan banyak uang segitu kalau dibelikan biskuit Khong Guan.

“Nilai pembelian dapat meningkat dengan maksimum 3 juta euro untuk mencapai kondisi oke yang diberikan selama durasi kontrak,” lanjut pernyataan tersebut.

Perin yang terus di-PDKT oleh Juventus tiap hari mengaku sulit untuk menolak Juventus. Meski dia bakal jadi penerus Buffon dan mungkin akan selalu di bawah bayang-bayang Buffon, dan kemungkinan bakal sulit melewati apa yang dicapai Buffon, hal itu tak menyurutkan niatnya bergabung bersama Juve.

“Saya punya antusiasme tinggi, saya datang ke sini dengan rendah hati, dan banyak belajar, tetapi saya berharap bisa membantu tim dan berkontribusi saat dimainkan,” kata Perin yang kayaknya lebih cocok jadi model iklan ketimbang pemain bola itu.

Karier Perin sempat mengalami penurunan sebab cedera lutut serius yang diterimanya pada April 2016 hingga Januari 2017. Mungkin karena ia banyak konsumsi tauge, akhirnya cedera lututnya sembuh juga.

Main photo: pandit football

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here