Juventus kembali gagal menang saat berhadapan dengan Fiorentina. Bertandang ke markas La Viola, Juve ditahan alias menahan seri 1-1. Soalnya memang Juve ketinggalan duluan jadi yang pantas adalah Juve menahan Fiorentina.

Di babak pertama Juve memang main jelek macam adatnya netizen kalau lagi ke-trigger. Pertahanan dibombardir oleh tuan rumah sampai-sampai Adrien Rabiot terpaksa bermain voli.

Bola bukannya disundul malah diblok pakai tangan. Kejadian di kotak penalti ya akhirnya jelas penalti pas ngecek di VAR.

Dusan Vlahovic memanfaatkan penalti tersebut dengan gaya-gayaan. Dia melakukan tendangan panenka yang memperdaya Wojciech Szczesny.

Di babak kedua, pelatih magang yang sok-sokan ambil kerjaan manajer, Andrea Pirlo, memasukkan Alvaro Morata saat pergantian babak. Keputusannya sangat tepat, baru main 30 detik Morata langsung menyamakan kedudukan.

Golnya juga cukup indah. Bola ditendang dari samping dengan jurus placing R2 kotak tak bisa dijangkau kiper brewok Fiorentina yang wajahnya kayak penjahat di film-film.

Juve cuma bisa mencetak satu gol saja. Otomatis pertandingan berakhir seri 1-1. Untung saja ada Morata, mereka selamat dari kekalahan dan caci maki lebih hebat lagi dari para pendukungnya.

“Pada babak pertama kami tampil sangat buruk dan kami harus lakukan pendekatan berbeda. Itu hal fundamental guna bersaing di zona Liga Champions. Pada babak kedua, kami tampil lebih baik,” kata Pirlo, dikutip Goal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here